Pangdam I/BB : Seluruh Orang Batak Harus Bersatu Membangun NKRI

MEDAN | DNA - Pangdam I/BB Mayjen Burhanuddin Siagian ketika menerima kunjungan ramah tamah pengurus DPP dan DPD Kesatuan Bangso Batak Sedunia, Selasa (23/7) yang lalu di Makodam I/BB mengungkapkan, didunia ini, hanya ada dua bangsa yang terstruktur, yaitu bangsa Batak dan bangsa Israel.  Demikian dikatakan Sekjen Kesatuan Bangso Batak Sedunia (KBBD) Sumatera Utara Taulim P.Matondang BA di dampingi Humasy Sugandhi Siagian, SH, Rabu (31/7/2013) di sekretariat Jalan Kapten Sumarsono Medan.   
 
“Terstruktur maksudnya punya silsilah darah semenda yang jelas. Sebagai contoh di Israel dikenal ada silsilah 12 suku marga Jahudi,” ujar Matondang menirukan kata Pangdam. Beliau juga dalam suasana persaudaraan itu mengungkapkan bahwa dirinya kurang bisa berbahasa Batak meskipun mengerti maksudnya.
 
Dengan sebutan “amang” (bapak - red) kepada para pengurus KBBD, Burhanuddin yang didampingi para stafnya Kol.Inf Amrin sebagai Inspektorat, Dan Puskopad A, Aspers, Aster serta “Raja Parhata”  (Ka Pendam I/BB Kol.Kav Halilintar), Pangdam menungkapkan, bahwa dirinya  adalah putra Batak kelahiran Kampung Anggrung Medan Polonia, memiliki satu istri boru Tampubolon borunya Prof D.P Tampubolon (mantan Rektor UNIV HKBP Nomensen – Medan).
         
Menjalani pendidikan hanya sampai kelas II salah satu SMA di Medan, selanjutnya merantau ke Pulau Jawa dan masuk Akmil lulus Tahun 1981. Selama 32 tahun setelah lulus dari Akmil, dia bertugas di Indonesia bagian Tengah dan Timur.
 
“Menjelang akhir masa pengabdian saya kepada bangsa dan negara inilah kemudian saya ditugaskan negara ke Sumatera Bagian Utara yang berkantor di Kodam I/BB Medan” kata Pangdam .
 
Dikisahkannya, sejak Komando Teritorial ketika itu ada Panglimanya dari orang Batak yaitu Kol.Simbolon, Jamin Ginting, belum pernah ada orang Batak jadi Panglima. Ya, baru sayalah orang batak jadi Panglima, ungkap Pangdam Burhanuddin Siagian yang juga anggota Dewan Pembina Kesenian Bona Pasogit di Jakarta itu.  
 
“Sebagai seorang putra Batak yang bertugas di daerah batak (Sumatera Utara), saya memang harus mampu merangkul seluruh masyarakat di Sumatera Utara ini . Apalagi orang-orang Batak yang cukup dikenal sebagai salah satu puak yang sedikit susah untuk bersatu,  karena semua orang Batak mengaku Raja.
 
Pangdam dituturkan Taulim Matondang, mengharapkan KBBD bisa merangkul dan mempersatukan orang-orang batak yang nota bene adalah raja-raja.   Mempersatukan orang-orang Batak yang ada diseluruh kawasan NKRI dan khususnya orang-orang Batak yang berada di Sumatera Utara ini.
 
“Karena ada selentingan rumor, negeri kita Indonesia ini tidak bisa rukun kalau tidak terlebih dahulu rukun para orang Batak. Mudah-mudahan melalui KBBD kita ini kerukunan yang kita cita-citakan tersebut dapat segera kita capai.

Karena kalau rukun berarti ada kedamaian, dan kalau sudah tercapai kedamaian maka akan mudah terwujud kesejahteraan dimasyarakat kita.  Maka seluruh orang Batak harus bersatu membangun NKRI yang kita cintai ini,”  terang Pangdam seperti dikatakan Matondang .
 
Sementara itu katanya melanjutkan, Pangdam I/ BB Mayjen Burhanuddin Siagian telah menyatakan kesediannya menjadi dewan pembina Kesatuan Bangso Batak Sedunia (KBBD).  

Pengurus KBBD pusat yang hadir ketika itu Prof.Djanter Siahaan SH sebagai Ketua umum DPP KBBD,  Letkol (Purn) DP. Nadeak, didampingi Sekjen Ir Masdin Efendi Girsang MSi, Bendahara umum Netap Perangin-angin, Benyamin Manalu, Hisar Siburian, Hasudungan Siahaan.
 
Sedangkan dari DPD KBBD Sumut hadir dalam pertemuan tersebut di Makodam adalah Ketua umum Robert Hutahaean SH, Sekjen Taulim P.Matondang BA, Memes br Siregar, dan Martin Simanjuntak.

Sebagai ungkapan rasa persaudaraan dalam pertemuan tersebut juga dilakukan tukar menukar cinderamata,  pengurus KBBD menyerahkan ulos kepada PangdamI/BB, selanjtnya Pangdam I/BB menyerahkan cinderamata berupa lambang/ logo Kodam I/BB.
 
“Horas tondi madingin, pir ma tondi matogu. Selamat melaksanakan tugas di Sumbagut melalui Kodam I/BB, selamat dan sehat semua keluarga,” ujar Taulim P Matondang mewakili fungsionaris Kesatuan Bangsa Batak Sedunia seraya menjelaskan organisasi Batak ini tidak membeda-bedakan agama baik dalam kepengurusan maupun anggotanya.(sam/sugandhi)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi