Diplomasi Ekonomi Indonesia diharapkan di Afrika

JAKARTA | DNA - Menteri Luar Negeri Mozambik, Oldemiro Baloi berpendapat bahwa secara politik kehadiran Indonesia di kawasan Afrika terutama bagian selatan sudah dirasakan kuat. Namun demikian keberadaan tersebut perlu diperkuat lagi dengan diplomasi ekonomi. Pernyataan Menlu Mozambik tersebut disampaikan kepada pers usai pertemuan dengan Menlu RI, Marty Natalegawa di Gedung Pancasila, Kemlu.

Pada kesempatan itu Menlu Marty Natalegawa menyampaikan bahwa kunjungan Menlu Mozambik kali ini dimanfaatkan untuk membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara. Selain itu juga disampaikan adanya pertukaran pandangan mengenai situasi regional dan internasional.

Nilai perdagangan kedua negara dalam beberapa terakhir menunjukan arah positif dengan total perdagangan tahun 2012 mencapai US$ 120,3 juta. Hal itu merupakan kenaikan 125% dibandingkan volume perdagangan tahun 2007. Untuk itu kedua Menteri setuju mendorong kontak Business-to-Business  serta kerjasama perbankan. Diketahui bahwa Indonesia telah melakukan kegiatan investasi eksplorasi migas di wilayah Sofala, Mozambik.

Untuk kerjasama teknis dan peningkatan kapasitas, disepakati untuk meningkatkan kerjasama bidang pertanian, industri dan tekstil yang dilaksanakan di Indonesia dan Mozambik.  Selain itu, Mozambik juga telah mengirim sejumlah perwira polisi untuk mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan di Mabes Polri. Ke depan, Mozambik mengharapkan perluasan kerja sama, mencakup agro-industri, perikanan, dan pendidikan melalui pertukaran mahasiswa dan pemberian  beasiswa.

Menlu RI secara khusus menyampaikan pentingnya Afrika bagi Indonesia dan komitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan Afrika melalui perannya sebagai peninjau tetap di Uni Afrika termasuk mendorong hubungan dan kerja sama antara ASEAN – Uni Afrika dan ASEAN – SADC (Pembangunan Masyarakat Afrika Bagian selatan).

Kedua negara telah melakukan pertemuan Komisi Bersama yang pertama tahun 2004 di Maputo dan berikutnya tahun 2007 di Jakarta. Direncanakan pertemuan berikutnya dilakukan penghujung tahun ini di Maputo, Mozambik. (sam/depl)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi