FOLLOW US :
BAGI ANDA YANG BELUM MEREKAM E-KTP SEGERA DATANG KE KANTOR CAMAT - TANGGAL 01 JANUARI 2014 KTP MANUAL TIDAK BERLAKU LAGI (INFORMASI INI DISAMPAIKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN)
Sabtu 23 Februari 2013 - 14:11:29 WIB
Share
Curi Tabung Gas 3 Kg, Remaja Yatim Piatu Babak Belur Dimassa
Kategori: LAW - Dibaca: 195 kali

DNA / sya
TANJUNG MORAWA I DNA - Tertangkap tangan ketika mencuri tabung gas di sebuah warung di Jalan Rahayu Dusun 5 Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa, seorang remaja babak belur dihajar masyarakat, Sabtu (23/2/2013) sekira pukul 11.00 Wib.

Beruntung, pemuda yang mengaku bernama Chepi (18) warga Kecamatan Lubuk Pakam itu, berhasil diselamatkan petugas Polsek Tanjung Morawa, setelah warga sempat melayangkan pukulan dan lemparan batu ke kepala, wajah dan pundak remaja yatim - piatu itu.

Menurut informasi yang diperoleh DNAberita dari seorang warga setempat bernama Wiyono (40), aksi pencurian yang dilakukan remaja itu bukan yang pertama sekali terjadi. Chepi, bahkan pernah mencuri rokok di sebuah warung di sekitar Jalan Rahayu sebanyak 4 bungkus. Namun, ketika itu warga tidak mempermasalahkannya.

Namun, pelaku justru kembali mengulangi aksinya di Jalan Rahayu. Kali ini, warung Warsinen jadi sasarnnya. disebutkan Wiyono, ketika datang ke warung yang hanya berjarak 10 meter dari Jalan Lintas Medan - Tanjung Morawa itu, Chepi membawa kendaraan becak barang, dengan maksud untuk membeli gas isi 3 Kg di warung tersebut. Setelah mengangkut gas yang diambilnya dari warung Warsinen, Chepi langsung menyalakan becaknya beranjak dari warung tersebut, tanpa membayar gas itu terlebih dahulu.

Akibatnya, pemilik warung berteriak,"maling...maling...". Mendengar teriakan itu, puluhan warga langsung mengejar Chepi, dan membawanya kembali ke warung Warsinen. "Melihat warga yang terus berdatangan, Warsinen langsung mengamankan Chepi di dalam warungnya, untuk menghindari amuk massa. Selanjutnya, warga menelpon pihak kepolisian Polsek Tanjung Morawa, agar segera turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku,"ungkap Warga, Wiyono.

Selang beberapa menit, petugas Polsek Tanjung Morawa tiba di lokasi, dan langsung membawa Chepi dengan mengendarai mobil Patroli. Namun, ketika hendak beranjak dari warung ke arah mobil patroli, sejumlah warga kembali mengambil kesempatan dengan malayangkan pukulan dan melempari kepala pelaku dengan batu. Petugas kepolisian yang berupaya melindungi pelaku, tak pelak juga menjadi sasaran pelemparan.

Hingga berita ini disampaikan, pelaku masih diamankan di Mapolsek Tanjung Morawa. Namun, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Telly Alvin yang dikonfirmasi DNAberita, menyebutkan bahwa sampai dengan saat ini pihaknya masih belum dapat memproses pelaku secara hukum, sebab korban belum membuat laporan pengaduan. (sya I ds)


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
  (Masukkan 6 kode diatas)

 
* ) semua komentar akan di moderasi