Sabtu 23 Februari 2013 - 13:16:31 WIB
|
|
Kategori: LAW - Dibaca: 305 kali

dnaberita/yessi
MEDAN I DNA - Tim gabungan kepolisian terpaksa terlebih dahulu melumpuhkan ke tujuh pelaku kasus perampokan di Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumut, Sabtu (23/2/2013).Hal ini dilakukan karena para pelaku berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap polisi.
Diduga ada oknum aparat di antara pelaku, yaitu Heru. Saat diringkus, dia masih menggunakan kaus loreng dan sepatu PDL.Ketujuh pelaku diketahui ditembak pada bagian kaki. Setelah diringkus, mereka dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumut, yang dikenal dengan RS Brimob, Jalan KH Wahid Hasyim, untuk mendapat perawatan.
Mobil yang mereka gunakan, Daihatsu Xenia silver dengan pelat nomor BK 1505 KF melapisi pelat BK 1045 ZB, juga dibawa ke RS Brimob. Barang bukti lainnya juga sempat di bawa ke sana.Wakapolresta Medan AKBP Pranyoto yang ditemui di RS Brimob tak mau berkomentar banyak soal penangkapan ini. "Nanti semuanya dijelaskan di Polres," ucapnya singkat.
Sebagimana diketahui sebelumnya, komplotan rampok ini diringkus saat beraksi di ruko penjahit Dunia International Taylor, Jalan Gatot Subroto, depan Jalan Pasundan, sekitar pukul 8.30 WIB.Saat ditangkap, mereka sudah mengikat pemilik ruko, Syahril (56) dan istrinya Mismuna (54).
"Waktu itu saya baru pulang dari mengantar anak sekolah. Mereka pura-pura mau jahit pakaian. Lalu, saya dan istri saya diikat pakai lakban. Kami disekap di kamar mandi," jelas Syahril.Para pelaku dikabarkan mengancam korban dengan benda berbentuk senjata api dan senjata tajam. "Saya tidak tahu jenis senjatanya," ucap Syahril.
Aksi para perampok ternyata tercium polisi. Saat pelaku beraksi, tim dari Satreskrim Polresta Medan langsung mendobrak pintu ruko yang dikunci dari dalam."Sesudah pintu didobrak, terdengar beberapa tembakan dari dalam, kalau tak salah, ada satu tembakan di luar," ujar Eva (35), tetangga sebelah rumah Syahril yang berdagang mi aceh.
Eva juga mengaku melihat mobil pelaku sudah parkir di kawasan itu sejak pukul 06.00 WIB. Bahkan salah seorang di antara pelaku sempat sarapan pagi di kedainya.(dnaIams)
Diduga ada oknum aparat di antara pelaku, yaitu Heru. Saat diringkus, dia masih menggunakan kaus loreng dan sepatu PDL.Ketujuh pelaku diketahui ditembak pada bagian kaki. Setelah diringkus, mereka dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumut, yang dikenal dengan RS Brimob, Jalan KH Wahid Hasyim, untuk mendapat perawatan.
Mobil yang mereka gunakan, Daihatsu Xenia silver dengan pelat nomor BK 1505 KF melapisi pelat BK 1045 ZB, juga dibawa ke RS Brimob. Barang bukti lainnya juga sempat di bawa ke sana.Wakapolresta Medan AKBP Pranyoto yang ditemui di RS Brimob tak mau berkomentar banyak soal penangkapan ini. "Nanti semuanya dijelaskan di Polres," ucapnya singkat.
Sebagimana diketahui sebelumnya, komplotan rampok ini diringkus saat beraksi di ruko penjahit Dunia International Taylor, Jalan Gatot Subroto, depan Jalan Pasundan, sekitar pukul 8.30 WIB.Saat ditangkap, mereka sudah mengikat pemilik ruko, Syahril (56) dan istrinya Mismuna (54).
"Waktu itu saya baru pulang dari mengantar anak sekolah. Mereka pura-pura mau jahit pakaian. Lalu, saya dan istri saya diikat pakai lakban. Kami disekap di kamar mandi," jelas Syahril.Para pelaku dikabarkan mengancam korban dengan benda berbentuk senjata api dan senjata tajam. "Saya tidak tahu jenis senjatanya," ucap Syahril.
Aksi para perampok ternyata tercium polisi. Saat pelaku beraksi, tim dari Satreskrim Polresta Medan langsung mendobrak pintu ruko yang dikunci dari dalam."Sesudah pintu didobrak, terdengar beberapa tembakan dari dalam, kalau tak salah, ada satu tembakan di luar," ujar Eva (35), tetangga sebelah rumah Syahril yang berdagang mi aceh.
Eva juga mengaku melihat mobil pelaku sudah parkir di kawasan itu sejak pukul 06.00 WIB. Bahkan salah seorang di antara pelaku sempat sarapan pagi di kedainya.(dnaIams)

- Tujuh Pelaku Perampokan di Dunia Taylor Masih Diperiksa
- Langkah Catur SBY, "Skak Mat" Anas Terjungkal
- PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi Sulawesi Tengah 70%
- Harga Saham Belum Terangkat, Menkeu Minta Antam Pertajam Rencana Bisnis
- Optimis Tembus Angka 4 Juta WP, DJP Kembali Sosialisasikan E-filing
0 Komentar :
Isi Komentar :
PASANG IKLAN
MOBILE WEB


Sabtu 23 Februari 2013 - 13:16:31 WIB

