Kodam I/BB Gelar Peringatan Hari Infantri ke 64

SIMALUNGUN | DNA - Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha, KY, PSC, MSC mewakili Pangdam I/BB bertindak selaku Irup (Inspektur Upacara) pada upacara memperingati Hari Infanteri ke-64  Kodam I/BB Tahun 2012, bertempat di lapangan Tugu Sujono Bandar Betsy Kab. Simalungun, dengan Komandan Upacaranya Letkol Inf Dwi Bagus Nugraha Dandim 0209/LB.
      
Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Kodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI M. Nasir dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha, KY, PSC, MSC mengucapkan “Selamat Hari Infanteri dan Dirgahayu Infanteri TNI AD ke-64 kepada seluruh Prajurit Korps Infanteri beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas”.
     
 Selanjutnya Danpussenif Kodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI M. Nasir mengatakan, sejarah telah mencatat bahwa pengabdian Korps Infanteri sebagai Korps terbesar di jajaran TNI AD tidak dapat dipisahkan dengan perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan RI, kemudian tumbuh dan berkembang melanjutkan pengabdiannya kepada Ibu Pertiwi, selalu bersama-sama dan manunggal dengan rakyat.
      
Salah satu cacatan peristiwa penting perjuangan bangsa tersebut ditunjukkan saat menghadapi Agresi Militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948.  Peristiwa yang penuh heroisme dan syarat jiwa pengabdian tersebut diawali dengan dikeluarkannya perintah kilat Nomor 1/PB/D/1948 oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman yang intinya perintah kepada seluruh Angkatan Perang untuk meleburkan diri dalam satuan gerilya, dalam rangka melawan Belanda melakukan perang gerilya.  
     
Catatan sejarah ini telah terukir dengan tinta emas dan terus terpatri memberikan dorongan moral pengabdian bagi prajurit generasi berikutnya khususnya Korps Infanteri. Hingga peristiwa tersebut diabadikan oleh TNI AD sebagai “Hari Infanteri” yang sampai saat ini telah memasuki usia ke enam puluh empat tahun.  Di usianya yang telah dijalani, begitu banyak peran dan pengabdian satuan dan prajurit infanteri dalam mengawal dan mengamankan kehidupan berbangsa dan bernegara baik lingkup nasional maupun internasional dari dulu hingga kini.  
    
Lebih lanjut  Mayor Jenderal TNI M. Nasir mengatakan, bahwa selama pengabdiannya kepada bangsa dan negara, begitu banyak pengorbanan harta benda, keringat dan air mata serta tetesan darah, bahkan jiwa raga dari para pejuang bangsa termasuk didalamnya prajurit infanteri.
    
Namun kesemuanya itu merupakan pengorbanan yang tulus ikhlas dan tidak sia-sia, demi kepentingan dan kejayaan serta keluhuran Bangsa Indonesia.  Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus Korps Infanteri, sudah seharusnya kita sampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit Infanteri sebagai bhayangkari negara, yang telah mendedikasikan diri dan hidupnya kepada TNI AD pada khususnya serta kepada bangsa dan negara Indonesia pada umumnya.
     
Diakhir amanatnya beliau mengingatkan, bahwa dalam mencermati kecenderungan perkembangan lingkungan strategis global, regional dan nasional saat ini, kita akan dihadapkan kepada delapan kelompok ancaman keamanan bersifat faktual, yaitu keamanan Selat Malaka, terorisme, separatisme, pelanggaran wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar, bencana alam, kegiatan-kegiatan ilegal, konflik horizontal dan kelangkaan energi.  
     
Dalam konteks mensikapi kecenderungan perkembangan lingkungan strategis itulah TNI AD senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan antar kemasyarakatan dan kelembagaan dalam rangka menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri, kemampuan dan kekuatan. Dalam kaitan tersebut, pada Peringatan Hari Infanteri ke-64 Tahun 2012 ini, Korps Infanteri menyatakan kebulatan tekadnya yang dituangkan dalam sebuah tema yaitu “Dilandasi Semangat Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Kita Tingkatkan Semangat Juang dan Soliditas Prajurit Infanteri Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.
     
Kebulatan tekad tersebut, hendaknya bukan menjadi jargon belaka, namun harus menjadi dorongan yang kuat bagi segenap Prajurit Infanteri sebagai prajurit terdepan dalam setiap pertempuran, guna mewujudkan “Postur TNI AD” yang benar-benar berjati diri sebagai Tentara Nasional, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara profesional yang solid, modern, berwawasan kebangsaan, dicintai dan mencintai rakyat serta senantiasa menjaga nama dan kehormatan Infanteri dimanapu berada dan bertugas.
   
Usai pelaksanaan Upacara HUT Infanteri ke-64 Tahun 2012, Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs. Prinaldi menjelaskan kepada wartawan,  upacara  ini  diawali  dengan penyerahan buah kelapa untuk dibelah Kasdam I/BB oleh pasukan tradisional yang menggambarkan pasukan di jaman perjuangan, pembacaan sumpah,  amanat  dan ikrar  Korps Infanteri dan perintah kilat Panglima Besar Jenderal Sudirman.
   
 Masih kata Mayor Caj Drs. Prinaldi, pada pelaksanaan peleton beranting kali ini berhasil meraih juara satu dari Peleton inti etape IX Yonif 126/KC, juara dua etape VII Yonif 100/R dan juara tiga etape VII Yonif 100/R.  Sedangkan untuk Peleton Pengantar juara satu etape II Yon Arhanudse 11/BS, juara dua etape IX Yon Armed 2/105 dan juara tiga etape VIII Yon Zipur 1/BB. Kemudian untuk Koramil terbaik pendukung Tonting, juara satu Koramil 06/Kisaran Timur Dim 0208/As, juara kedua Koramil 06/Perdagangan Dim 0207/Sml dan juara ketiga Koramil 24/Tebingtinggi Sahbandar Dim 0204/DS.
   
 Keluar sebagai juara umum dalam kegiatan Tonting ini Yonif 126/KC, kemudian untuk masing-masing juara diberikan tropy yang diserahkan langsung oleh Kasdam I/BB.  Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyematan sabuk hitam kepada karateka Dojo Amura Khusus Korem 022/PT sebanyak 50 orang dan Dojo Khusus Jajaran Kodim 50 orang.

 Hadir pada upacara memperingati Hari Infanteri ini antara lain seluruh Perwira Korps Infanteri Kodam I/BB, Para Asisten dan Staf Ahli,  Kabalak Kodam I/BB, Danrem 022/PT, Danrindam I/BB, Danbrigif 7/RR, Para Dandim, Danyon, Muspida Kab. Simalungun dan Kota P. Siantar, Direksi PTPN III, Menejer Kebun Bandar Betsy dan Menejer Kebun Sei Mangke serta OKP. (dna/hermanmaris)
   

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi