Pomparan Raja Silahisabungan se-Jabodetabek Didirikan

PEMATANGSIANTAR | DNA - Dihadiri sejumlah Jenderal TNI dan Polri putra Batak, diantaranya Letjen, TNI (Purn) TB. Silalahi, Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, Mayjen TNI. (Purn) Haposan Silalahi, Irjen Pol Edison Silalahi berhasil membentuk Punguan Pomparan Raja Silahisabungan se Jabodetabek. Bahkan, Letjen TNI (Purn) TB Silalahi mendukung penuh kepengurusan Pupunguan Silahisabungan Periode 2012-2015 itu. Hal ini ditandai penyerahan Pataka Silahisabungan dari TB Silalahi kepada Ketua Umum terpilih, Drs.Martua Situngkir AK.
 
Ketua Umum terpilih, Drs.Martua Situngkir AK kepada melalui reslisnya kepada wartawan di Pematangsiantar, Kamis (6/12/2012) mengatakan, pemilihan berlangsung 1 Desember 2012 kemarin, dan Letjen TNI (Purn) TB.Silalahi memesankan agar kehadiran Pungungan Pomparan Raja Silahisabungan jangan hanya di atas kertas tapi harus mampu berkaryawa nyata menjalankan program-program yang telah direncanakan secara matang.
 
Seperti misalnya, dalam waktu dekat agar Pupungan Pomparan Raja Silahisabungan mendirikan Yayasan Silahisabungan dengan tujuan sebagai wadah untuk menjalankan setiuap program, seperti kegiatan social, pendidikan, adat dan budaya sekaligus sebagai wadah yang akan menumbuhkembangkan sector perekonomian Pungungan Pomparan Raja Silahisabungan.
 
Pada tanggal 27 Januari 2013 mendatang juga kata Martua Situngkir sudah diagendakan hajatan Pesta Bona Taon Pungugan Pomparan Raja Silahisabungan secara nasional yang akan diselenggarakan di Sentul, Jakarta.
 
Sedangkan pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum Pomparan Raja Silahisabungan se-Jabodetabek dilakukan oleh dewan Natua-tua Silahisabungan antara lain Letjen, TNI (Purn) TB. Silalahi, Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, Mayjen TNI. (Purn) Haposan Silalahi, Irjen Pol Edison Silalahi. Pengukuhan pengurus ditandai dengan penyerahan Pataka Silahi Sabungan dari TB Silalahi kepada Ketua Umum Punguan Poparan Raja Silahisabungan Se-Jabodetabek, Drs. Martua Situngkir, AK.
 
Lebih jauh Martua Situngkir menjelaskan, Pomparan Raja Silahisabungan telah berhasil memusyawarahkan dan memufakati wadah Pomparan Raja Silahisabungan se-Jabodetabek, yang nantinya diharapkan akan efektif mempertahankan dan meningkatkan rasa kekeluargaan yang bersaudara, yang bersatu serta rukun dan damai. Pengurus Punguan Pomparan Raja Silahisabungan telah terbentuk dan dikukuhkan sejak tanggal 1 Desember di Hotel Sangrila Jakarta.
 
Pada dasarnya kata dia lagi, di Jabodetabek Selama ini telah terbentuk perkumpulan-perkumpulan (punguan-punguan) dari Keturunan Raja Silahisabungan, yang dasar pembentukannya berbeda-beda, seiring dengan semakin meningkatnya jumlah Keturunan Raja Silahisabungan. Namun Disadari, perkumpulan-perkumpulan yang sudah ada ini perlu ditingkatkan keberadaannya dan lebih dipersatukan dalam rangka meningkatkan rasa kekeluargaan bersaudara yang bersatu serta rukun dan damai.
 
Meyadari hal-hal tersebut, sejumlah Keturunan Raja Silahisabungan yang berdomisili di Jakarta melaksanakan pertemuan pada tanggal 20 Desember 2010 bertempat di Lapo Ondihon Pramuka Raya Nomor 144 Jakarta Timur. Pertemuan tersebut dihobasi oleh Parhobas yang terdiri dari Ketua: Drs.Martua Situngkir, Ak; Sekretaris: Bisman Sinurat, SE; dan Bendahara: Mangasa Sidebang.
 
Parhobas ini disepakati oleh sejumlah Natua-tua pada bulan Oktober 2010 di Lapo Ondihon tersebut. Dalam pertemuan tersebut, tercetus kerinduan bersama untuk terbentuknya suatu wadah yang dapat mempersatukan semua punguan yang telah terbentuk di Lingkungan Keturunan Raja Silahisabungan.
                                                     
Selanjutnya, Parhobas tersebut mengumpulkan marga-marga di Lingkungan Keturunan Raja Silahisabungan dalam rangka mensosialisasikan punguan yang telah disepakati pada tanggal 20 Desember 2010 lalu untuk Se-Jabodetabek.
 
Bahkan sempat timbul berbagai pendapat bahkan sampai  terjadi  pro dan kontra. Akan tetapi, setelah Para Natua-tua mengedepankan persamaan maka timbul kesadaran semua untuk sepakat duduk bersama mengedepankan persamaan di atas segala perbedaan. Atas dasar ini, Para Natua-tua bersepakat membentuk wadah yang dapat menampung aspirasi seluruh Keturunan Raja Silahisabungan.
 
Untuk mempersiapkan pembentukan wadah tersebut, terbentuk Tim persiapan yang terdiri dari Koordinator: Maruba Sihaloho dan Anggota: Prof. Dr. Sihol Situngkir; Bisman Sinurat, SE; dan Mangasa Sidebang. Selanjutnya, tanggal 22 Agustus 2012 terbentuk Tim Formateur untuk menyusun Kepengurusan wadah tersebut, yang terdiri dari Ketua: Maralus Sihaloho,SE.,MM; Sekretaris: Drs. Martua Situngkir, Ak; Anggota: Drs. Pangihutan Sidebang, Prof. Dr. Gimbal Doloksaribu, dan Pdt. Dr. Hendrick Tambunan,STh.MTh.
 
Sewaktu Tim Formateur tersebut memohon kesediaan Letjen TNI (Purn) DR. T.B. Silalahi, SH (sebagai salah seorang Tokoh Nasional dan namambahen marbungaran Keturunan Raja Silahisabungan) untuk berkenan memberikan kata sambutan dalam acara pendeklarasian terbentuknya  wadah Pomparan Raja Silahisabungan Se-Jabodetabek tersebut pada tanggal 30 November 2012 di Hotel Borobudur.
 
Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat Keturunan Raja Silahisabungan  Se-Indonesia di Hotel Borobudur telah berhasil juga disepakati terbentuknya wadah Pomparan Raja Silahisabungan Se-Indonesia dengan Ketua Formateur Letjen TNI (Purn) DR. T.B. Silalahi, SH untuk menyusun Kepengurusannya dan di deklarasikan pada kesempatan ini juga.
 
Dalam musyawarah kemarin, juga disepakati agar konsep/pokok-pokok pikiran yang telah disampaikan oleh Beliau diimplementasikan melalui Susunan Kepengurusan yang dibentuk dan melalui program kerja yang akan direncanakan dan dilaksanakan.
 
“Sebagai Ketua wadah Pomparan Raja Silahisabungan Se-Jabodetabek yang baru dikukuhkan, saya mengajak kita semua Pengurus untuk berupaya maksimal menginplementasikan konsep/pokok-pokok pikiran tersebut melalui program kerja yang akan kita laksanakan nanti. Untuk itu, kita sangat berharap kiranya Beliau tidak akan jemu-jemunya memberikan saran-saran dan menyertai kita dalam merencanakan dan melaksanakan program kerja serta kegiatan-kegiatan kita nanti,” kata Martua Situngkir.
 
Dikatakannya lebih lanjut, pomparan Silahisabungan se-Jabodetabek sudah berupaya maksimal untuk mewujudkan terbentuknya Punguan ini. Dan kita menyadari Punguan ini tidak akan terbentuk tanpa dorongan, dukungan, dari ”Natua-tua i  pak T.B Silalahi” baik morill maupun materill, dan juga dukungan dari semua lapisan.
 
“Atas dukungan dari semua pihak, baik moril maupun materil, kami sampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya. Semoga seluruhnya upaya yang telah kita lakukan dalam rangka terwujudnya acara hari ini,  Seluruh Keturunan Silahisabungan akan menjadi berada dalam wadah yang efektif mempertahankan dan meningkatkan rasa kekeluargaan kita yang bersaudara, yang bersatu serta rukun dan damai, dan dengan demikian semoga sekaligus demi Kemuliaan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Martua Situngkir mengakhiri.(DNA|herman maris)

2 Responses

  1. Utk membuat Keputusan yg di tiru dan dilihat umum,jgn asal asalan.HARUS DGN TANGGUNGJAWAB.

  2. Semoga wadah ini dapat mempersatukan kita pomparan Raja Silahisabungan dengan mengesampingkan perbedaan dan mengedepankan persamaan demi kemajuan pomparan Raja Silahisabungan

  3. << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi