Antisipasi Penyakit, Warga 13 Desa di Kaki Gunung Sinabung Diungsikan

KARO I DNA - Beberapa jam pasca letusan gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mengeluarkan peraturan pengosongan 13 desa yang ada di sekitar kaki gunung. Peraturan tegas tersebut sengaja dikeluarkan untuk menghindari dampak berbahaya bagi masyarakat sekitar, bila memilih tetap bertahan di lokasi yang dinyatakan tertutup.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala BPBD SUMUT Salamudin Daulay, Minggu siang (29/08/2010) yang ditemui saat berada di Posko BPBD di desa Sukanalu Kecamatan Tiga Ndreket. Menurutnya, ke 13 desa yang berada di wilayah 3 Kecamatan masing-masing Kecamatan Namo Trans, Payung dan Tiga Ndreket  berada pada posisi terlarang atau sekitar radius 6 kilometer dari kaki gunung.

"Peraturan itu diambil guna menghindarkan warga dari gangguan pernafasan, mengingat hingga kini hujan debu vulkanik masih terus menyebar di seluruh desa tersebut". Sementara itu, terkait aktivitas gunung Sinabung, sejauh ini pihak BPBD mengaku baru akan mengetahuinya setelah penggunaan Seismograf yang dipasang hari ini mulai diaktifkan.

Guna membantu evakuasi warga, pihak BPBD bersam Dinas Kesehatan Provinsi SUMUT terus menyiapkan armada termasuk ambulance yang akan mengangkut para korban yang terjangkit penyakit.(DNA|R-07/con)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi