Pelantikan Ranting IPK Ricuh, Dua Korban Luka Luka

LUBUK PAKAM I DNA - Pelantikan Ranting Ikatan Pemuda Karya (IPK) Desa Tanjung Mulia Kecamatan Pagar Merbau, yang berlokasi dibelakang eks biskop Ria, di Desa Tanjung Mulia, memakan korban luka luka, Minggu (4/11/2012) sekitar 17. 23 wib. Kedua korban Herman (25) warga Gang Pembangunan Desa Tanjung Mulia Kecamatan Pagar Merbau, Oloan Simarmata (32) warga Jalan Bersama Kelurahan Cemara, Lubuk Pakam, yang mengenakan seragam IPK.

Tanda akan terjadinya kericuhan mulai terlihat, sebelum pelaksanan pelantikan ranting IPK Desa Tanjung Mulia periode 2012-2017 dimulai, terlihat dari dicabutnya umbul-umbul IPK yang terpasang di sepanjang Jalan Pagar Merbau oleh oknum yang tidak diketahui identitasnya. Pencabutan umbul-umbul itu tidak dipermasalahkan anggota IPK.

Namun, tiba tiba Herman mendatangi massa Pemuda Pancasila (PP) yang sedang berkumpul di depan gedung bekas bioskop Ria. Ketika itu pria yang memiliki dua anak orang anak meminta kepada massa PP agar jangan mengganggu atau membuat keributan saat pelaksanaan pelantikan pengurus ranting IPK.

Ketika menemui massa PP yang rata-rata dikenalnya itu, Herman yang belum diketahui identitasnya apakah anggota IPK atau PP berucap kalau ada yang mengganggu pelantikan akan dibacoknya, sambil memperagakan parang yang dibawanya sebelumnya ke lengan kirinya sendiri.

Sebari memperagakan aksi bacokan itu, Herman malah membacok dirinya sehingga menyebabkan luka sendiri. Darah segar mengucur dari lengan sebelah kirinya, lantas Herman dilarikan ke rumah sakit Sari Mutiara di Jalan Medan, Lubuk Pakam untuk mendapat perawatan intensif.

Tindakan main bacok sendiri ala Herman itu justru memancing situasi kurang kondusif. Puluhan massa PP berkumpul di sekitar bekas gedung bioskop. Demikian halnya petugas Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung berjaga-jaga di sekitar lokasi pelantikan ranting IPK serta menyebar ke berbagai titik jalan untuk mengantisipasi terjadinya pergolakan lebih besar.

Kepolisi terpaksa mengarahkan massa IPK agar pulang dengan lewat jalan lain agar tidak berjumpa dengan massa PP. Namun entah bagaiman, Oloan Simarmata malah pencar dengan rombongan massa IPK lainnya dan melewati jalan yang ditongkrongi massa PP. akhirnya Oloan malah dikeroyok oleh massa sehingga mengalami luka robek dibagian kanan kepala belakang, luka lecet di kening kiri dan luka memar di wajah sebelah kiri. Pihak polisi yang mengetahui peristiwa itu langsung membawa korban ke RSUD di Lubuk Pakam untuk mendapat perawatan.

Kanit Reskrim Polsek Pagar Merbau, Aiptu Karya Tarigan, korban Oloan dilempar orang yang hingga kini masih dilakukan penyelidikan siapa pelakunya. Sedangkan Herman mengalami luka akibat membacok lengannya sendiri dengan parang. "kita masih mempelajari perkara terkait Herman, sedangkan untuk korban Oloan Polisi masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya," katanya. (syaI ds)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi