Polisi Didesak Tangkap Supir Penabrak Wak Dul Aktivis LMRRI

BELAWAN | DNA - Pasca nasib naas dialami seorang aktivis LSM Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (LMRRI), Abdul Rasyid alias Wak Dul, yang hingga kini kondisinya kritis akibat ditabrak truk trado bermuatan kontainer 40 Feet, BK. 9731 BG, di jalan Pelabuhan Raya Gabion persisnya 50 meter menuju gerbang pemeriksaan pintu BICT, sejumlah rekan korban mendesak agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku penabrak yang kabur tersebut.Selasa sore (25/09/2012).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, keterangan dari saksi mata menyebutkan, semula korban yang merupakan warga Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan itu melintasi di jalan raya pelabuhan gabion yang merupakan akses keluar-masuk Belawan Internasional Conteiner Terminal (BICT). Ketika melintas korban berbelok arah kekanan, namun disaat yang bersamaan truk trado datang dari arah berlawanan dan langsung menabrak korban akibatnya kenderaan yang dipakai Wak Dul terpental hingga ke kolong truk kontener bermerk GM tersebut.

Melihat kejadian itu warga dan para pengguna jalan raya yang melihat langsung menyemut mendatangi lokasi kejadian selanjutnya membawa Wak Dul  ke Rumah Sakit (RS) Belawan bahagia atau dikenal RS.Port Hospital Centre (PHC) sementara sopir trado

"Kita mendesak aparat kepolisian menangkap supir pelaku penabrak Wak Dul sebab selama ini sudah banyak korban jiwa berjatuhan akibat banyaknya supir yang diduga merupakan supir serap dan diperkirakan dalam sepekan ini sudah berulangkali terjadi kecelakaan diduga akibat bebasnya memakai supir serap,"desak Armen Tanjung selaku rekan korban.

Hingga saat ini tubuh wak Dul masih dirawat intensif di ruanga UGD RS PHC, sedangkan sepeda motor miliknya hancur berada di bawa kolong truk,"ungkap Khairul saleh selaku rekan korban saat mendampingi korban di RS PHC dan kasusnya telah ditangani Polantas Polres Pelabuhan Belawan.(Gus/Blw).

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi