Wali Kota Pantau Kesiapan di Terminal Amplas

MEDAN | DNA - Untuk melihat  kesiapan dan kelancaran arus mudik baik Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Kota Medan, Wali Kota  Medan Drs H Rahudman Harahap MM meninjau Terminal Terpadu Amplas dan stasiun bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (9/8/2012).

Selain kesiapan terminal, orang nomor satu di Pemko Medan ingin melihat kesiapan angkutan berikut para supir yang akan mengemudikannya. Hal ini dilakukan agar warga yang hendak mudik merasa terlayani dengan baik sampai tujuan.

Tidak hanya arus mudik saja, Wali Kota juga ingin mengetahui proses kelancaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerjanya. Sebab, seluruh perusahaan yang ada di kota ini telah diingatkan untuk membayar THR para pekerjanya  paling lambat minus H7. Untuk mengetahuinya, Wali Kota mwenjadikan PT IKatan Karet Deli (IKD) di Jalan Kol L Yos Sudarso Medan sebagai salah satu sampel apakah telah  melaksanakan instruksi tersebut.

Ketika melakukan peninjauan Terminal Amplas, Wali Kota  bersama Wakil Wali kota serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan. Begitu tiba di lokasi, manta Sekda Tapanuli Selatan ini langsung memeriksa kesiapan Bus Sejahtera. Kemudian dia menaikinya dan berkomunikasi dengan puluhan penumpang yang hendak berangkat menuju Parapat tersebut.

Setelah itu giliran bus milik PT Raja Perdana Inti Medan yang diperiksa Wali Kota. Kondisi bus jauh lebih baik dibandingkan Bus Sejahtera. Ketiak menaikinya, jumlah penumpang masih sedikit. Mereka mengaku merasa aman dengan menggunakan jasa bus tersebut. Selanjutnya, giliran bus NPM yang akan membawa penumpang menuju Sumatera Barat dinaikinya.

Usai memeriksa tiga bus, Wali Kota minta kepada Kadis Perhubungan Redward Parapat ATD MT  untuk memperlihatkan ruangan yang digunakan guna memeriksa para supir sebelum mengemudikan bus keluar kota. Bekas Asisten Adminsitrasi Umum dan Aset Sekretaris  Daerah Propsu ini ingin supir yang mengemudikan bus benar-benar dalam kondisi fit sehingga tidak  membahayakan keselamatan para penumpangnya.

Selesai melakukan pemeriksaan, Wali Kota selanjutnya mengunjungi  terminal bus PT ALS, sekira 1 kilometer dari Terminal Amplas. Selain memeriksa bus dan berkomunikasi dengan para penumpang, dia juga ingin melihat kesiapan awak terminal untuk melayani penumpang yang hendak mudik.  Di samping itu juga memantau harga tiket dan jumlah angkutan yang disediakan.

“Apa yang kita lakukan hari ini untuk memeriksa kesiapan supir, kernet dan angkutan yang akan digunakan untuk membawa warga mudik. Untuk itu kita akan menyiapkan dokter yang akan melakukan pemeriksaan terhadap supir dan kernet. Pemeriksaan urine juga dilakukan apabila memang diperlukan demi keselamatan para penumpang kita,”  kata Wali kota.

Meski sejumlah perusahaan bus memiliki stasiun di seputaran Jalan Sisingamangaraja namun seluruh bus sebelum berangkat diharuskan memasuki Terminal Amplas. Di terminal itu seluruh bus yang akan berangkat diperiksa untuk memastikan benar-benar layak dioperasikan atau tidak. Bagi bus yang tidak layak operasi, Wali Kota memerintahkan Kadishub untuk mengambil tindakan tegas.

“Saya perintahkan Kadishub bertindak tegas. Jika bus tuidak layak dioperasikan, jangan diberangkatkan! Sesuai dengan peraturan yang ada, kenderaan yang boleh dioeprasikan adalah kenderaan yang benar-benar layak baik dari kondisi mesin maupun supir,” tegasnya.

 Dari hasil peninjauan yang dilakukan, Wali Kota juga melihat volume penumpang yang berangkat dengan menggunakan Bus ALS mengalami peningkatan. Tiket untuk berangkat pada 18 Agustus mendatang sudah banyak yang terjual. Penumpang yang berangkat  banyak tujuan Pekanbaru, Padang  serta Tapanuli Selatan, sedangkan tujuan Jakarta  mulai berkurang.

Pada kesempatan itu Wali Kota mengucapkan rasa syukurnya, sebab arus  mudik Lebaran sejauh ini masih berjalan dengan lancar. Berbeda dengan yang terjadi di Pulau Jawa,  kecelakaan telah mewarnai arus mudik. Untuk itun dia berharap jalur timur melalui Kota Pinang dan jalur barat melalui  Sibolga atau Aek Latung dalam kondisi baik. Sebab, kondisi infra struktur yang baik sngat mendukung kelancaran lalu-lintas.(sam/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi