Permendag Tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura Ditunda

JAKARTA | DNA - Pemerintah menunda pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30/M-DAG/PER/5/2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura dari 15 Juni 2012 menjadi 28 September 2012.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Deddy Saleh  menjelaskan tiga hal yang menjadi latar belakang penundaan Permendag 30/2012. Pertama, masih diperlukannya waktu untuk melakukan sosialisasi mengenai peraturan impor produk hortikultura agar dapat dipahami secara baik oleh semua pihak pemangku kepentingan, baik pejabat pemerintah, para pelaku impor dan ekspor, serta pedagang produk hortikultura.

Kedua, penundaan ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup kepada para importir untuk mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan, termasuk sarana penyimpanan yang sesuai dengan karakteristik produk, seperti cold storage, gudang dan kendaraan pengangkut berpendingin. Selain itu, para importir juga dapat memiliki waktu lebih untuk melakukan penunjukan distributor dan memenuhi persyaratan perijinan.

Ketiga, pemerintah memerlukan waktu untuk melakukan notifikasi Permendag ke World Trade Organization (WTO).“Notifikasi ini merupakan bukti komitmen Indonesia terhadap peraturan WTO yang sudah kita ratifikasi menjadi Undang-Undang,” ujar Deddy Saleh.

Lebih lanjut, Dirjen Perdagangan Luar Negeri menerangkan bahwa dengan adanya penundaan pemberlakuan Permendag 30/2012 ini, Kemendag telah berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, Kementerian Keuangan, dan Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, agar hari ini, tanggal 15 Juni 2012, tidak terjadi penahanan produk impor hortikultura yang tidak memiliki persetujuan impor di pelabuhan.(im/kmdg)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi