Paya Pasir Layak Jadi Kelurahan Terbaik Pemprovsu

MARELAN | DNA - Kelurahan Paya Pasir saat ini dipimpin Lurah Syaiful Bahri Nasution memiliki luas wilayah sekitar 10 ribu hektar berpenduduk 10.418 jiwa dengan kondisi alam kebahariannya serta potensi disektor pertanian dan pertambakan yang meliputi 9 Lingkungan yang kini pembangunannya mulai merata dinilai layak menjadi Kelurahan yang terbaik di tingkat Propinsi Sumut.

Hal itu tergambar saat kunjungan tim penilai dari Pemprovsu diketuai H Rusli ke Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan disambut meriah baik kalangan ibu PKK, Kepala Lingkungan serta sambutan tarian khas Melayu dibawakan anak PAUD Bunda Pertiwi bahkan sejumlah pameran kegiatan kerajinan tangan miniatur kapal, kerajinan keramik, kayu, tulang, kerajinan penggolahan makanan bergizi berimbang, jamu, serta budidaya penanaman jamur merang yang turut ditinjau rombongan tim penilai perlombaan Kelurahan terbaik tingkat propinsi Sumut tersebut.

Kunjungan tim penilai lomba Kelurahan terbaik tingkat Propinsi tersebut turut dihadiri Camat Medan Marelan Pulungan Harahap MM beserta rombongan dari Pemko Medan, dan mewakili Polsekta, petugas
Koramil Marelan, BKM, LPM serta karang taruna, Didalam aula kantor Lurah Paya Pasir rombongan tim penilai disuguhkan dengan ekspos profil kondisi Kelurahan disampaikan langsung Lurah Paya Pasir Syaiful Bahri Nasution, intinya menerangkan kawasan Paya Pasir dikenal dengan sebutan kota cina yang tenggelam /hilang itu dibuktikan dengan telah berdirinya meseum kota Cina di kawasan Paya Pasir.

Daerah Paya Pasir juga memiliki potensi aset wisata bahari Danau Siombak bahkan sempat menjadi lokasi kunjungan wisata andalan kota Medan pada tahun 2007 pada masa Walikota Abdillah, sedangkan berdasarkan etnis ternyata di Paya Pasir mayoritas suku Jawa mencapai 5 ribu orang lebih disusul dengan suka melayu sebesar 2 ribu lebih serta suku lainnya.

Kepada tim penilai lomba, Lurah Paya Pasir juga memaparkan kondisi pendidikan di daerahnya yang memiliki 3 Sekolah Dasar Negeri dan 9 sekolah PAUD sedangkan yang belum menginjak usia sekolah ada sebanyak 943 orang. Adapun kegiatan yang kerap dilakukan di daerah Paya Pasir bekerjasama dengan elemen masyarakat, LPM ,OKP, ibu PKK dan Ormas yaitu penanaman 100 ribu pohon mangrove dan 500 batang pohon jabon sebagai langkah turut mengalakkan program penghijauan yang telah dicanangkan Pemerintah.(Dna/Gus/Mrl)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi