Alamak, Pengantin Baru Mau Diperkosa Tetangga

LABUHAN | DNA - Saat suami sedang melaut, malah seorang Ibu Rumah Tangga yang masih pengantin baru, Nia Wati (21) Warga Perumahan Nelayan Indah Blok FF Kel. Nelayan Kec.Medan Labuhan baru sebulan menikah nyaris diperkosa oleh tetangganya sendiri, tak senang perlakuan itu korban pun buat laporan pengaduan ke Polsekta Medan Labuhan.

Usai buat laporan, Senin (04/06/2012) korban menuturkan peristiwa itu berawal saat dirinya sedang sendiri dirumah kontrakanya. Sabtu malam itu dia mendengar ada suara ketukan pintu depan rumahnya,lalu membuka pintu.

Ku pikir yang ketuk pintu suamiku pulang kerja, makanya aku bukakan pintu, tapi ternyata bukan suamiku melainkan tetanggaku, Ucok Mibah yang mengetuk pintu dan berada didepan pintu, setelah dirinya membukakan pintu dirinya sempat didorong oleh pelaku hingga terjatuh.

"Saatku buka pintu pelaku sempat mendorong badanku hingga aku hampir terjatuh dan dianya langsung duduk di ruang tamu ketika aku duduk dia mendatangi lalu meraba perut aku dan payudara aku juga dipegang oleh ucok dan lansung menjerit minta tolong dan bajuku juga sempat ditariknya dan sempat juga aku dipeluk-peluknya, pelaku membuka celananya sembari menujuk-nunjukkan kemaluanya yang lagi berdiri,"ungkap korban.

Namun untunglah ada tetangga ada yang mendengar jeritan aku minta tolong, makanya aku ditolong tetanggaku dan mereka lansung menghubungi suami aku agar segera pulang dari Laut tempatnya bekerja . Kemudian tetangga yang mendengar teriakanku langsung berdatangan dan dia langsung kabur kearah TPI Nelayan yang berada di Blok FF, sembari mengatakan akibat perbuatan tetangganya dirinya menjadi trauma kalau tinggal sendiri dirumah.

Sementara suaminya Misran (32) mengatakan dirinya mengetahui kalau istrinya hendak diperkosa setelah dirinya baru pulang kerja di laut Sabtu malam, Aku baru tau setelah istriku menceritakan bahwa dia mau diperkosa oleh tetangga ku Ucok Mibah. Karena istriku mau diperkosa makanya aku mau buat laporan ke polisi, agar tetanggaku itu ditangkap,"kata suaminya yang bekerja sebagai nelayan tersebut.

Karena kasus yang dilaporkan mengenai kekerasam terhadap perempuan dan petugas SPK Polsek Medan Labuhan menyarankan agar membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan.karena mereka yang memprosesnya karena disana ada UPPA karena untuk kekerasan wanita harus buat laporan disana,"saran petugas SPK.(Dna/Gus/Lbh)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi