Pemkab Batubara Diharapkan Ambil Peluang KEK Sei Mangke dan PT Inalum

BATUBARA | DNA - Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho, ST mengatakan setidaknya dua agenda ekonomi nasional yang dapat dimanfaatkan masyarakat Batubara untuk percepatan pengembangan ekonomi wilayah pemekaran baru tersebut. Diantaranya adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke dan pengembangan industri hilir alumunium pasca pengambilalihan PT Inalum oleh Pemerintah RI.

Hal itu dikatakan Gatot saat menghadiri acar Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Puja Kesuma Kabupaten Batubara dan Satgas DPD Puja Kesuma Kabupaten Batubara. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas Pertanian M Roem, Kadis Perkebunan Aspan Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Syaiful Safri, para fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah Puja Kesuma dan tokoh masyarakat setempat.

"Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Simangke merupakan peluang besar bagi Batubara yang wilayahnya beririsan langsung dengan kawasan yang akan menjadi spektakuler dari sisi ekonomi tersebut," ujar Gatot.  Ditambah lagi dengan adanya rencan apemerintah pusat pada tahun 2013 akan mengambil alih PT Inalum Asahan karena berakhirnya master agreement antara pemerintah dengn Jepang. Maka ini juga akan menjadi peluang dimana segenap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang terkait sepakat bahwa pasca 2013, Inalum  harus memberi manfaat besar bagi daerah sekitarnya dan kawasan Danau Toba serta Sumut pada umumnya.

Berbagai peluang tersebut, menurut Gatot harus mendapat perhatian dari segenap stakeholder Kabupaten Batubara agar bersiap untuk mengambil setiap kesempatan yang ada. "Saya sangat berharap masyarakat Batubara dapat memanfaatkan momentum tersebut," tegas Gatot.

Dikatakannya pemerintah berniat mengembangkan industri hilir alumunium di dalam negeri dengan pengalihan kepemilikian PT Inalum tersebut.  Terlebih lagi produk ingot PT Inalum yang memiliki kualitas baik, sehingga sangat potensial pengembangannya. Disamping itu, kebutuhan pasar alumunium dalam negeri yang masih belum mencukupi dan terbuka luas merupakan peluang tersendiri.

"Saya mengharapkan segenap warga Batubara dapat mengambil peran dan mendapatkan manfaat besar dari berbagai peluang yang ada sehingga berdampoak langsung pada kemajuan ekonomi Batubara," pinta Gatot.

Terkait dengan itu, Gatot meminta Puja Kesuma Batubara hendaknya dapat lebih memfokus diri kepada pembangunan sumberdya manusia. Diantaranya, melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan peningkatan pendidikan dan keterampilan sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing yang tangguh dan mampu mengambil peluang yang ada.

Lebih jauh lagi, Gatot juga mengajak segenap masyarakat Batubara bersatu, agar seegenap potensi besar yang ada dapat dimanfaatkan dengan optimal. Pembangunan komunitas menurutnya akan lebih berhasil melaui pendekatan kultur dan budaya. Oleh karenanya, melalui kesempatan tersebut Gatot berharap warga Jawa Batubara dapat bersinergi dengan etnis lainnya, bergandengan tangan membangun kerjasama dan kolaborasi yang diwuudkan dengan kerja nyata.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Batubara  OK Arya Zulkarnain mengungkapkan bahwa apa yang menjadi harapan Gatot juga menjadi harapan pihaknya. Kami punya keinginan mengembangkan industri hlir berbasis alumunium di Batubara. Demikian juga pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung juga menjadi prioritas dan obsesi kami," ujar Arya. Saat ini Pemerintah Kabupaten Batubara juga tengah merintis pembentukan Perusahaan Daerah Perkebunan mengingat besarnya potensi perkebunan yang ada. (sam/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi