Pelayanan Parkir di Medan Buruk

MEDAN | DNA - Terkait masalah perparkiran di Kota Medan,Fraksi Damai Sehajtera (FPDS) DPRD Medan menilai masih buruknya pelayanan parkir di kota Medan. Mulai dari fasilitas yang disediakan sampai pelayanan sperti keramahtamahan juru parker (Jukir).

"Ada kesan diabaikan oleh dinas terkait dan tidak ada perbaikan sejak parker dikelola Badan Perparkiran hingga saat ini dikelola Dinas Perhubungan Medan," kata anggota DPRD Medan Budiman Panjaitan di Medan, Selasa (22/05/2012)

Demikian juga adanya kenaikan retribusi parkir tak resmi sebesar 100 persen yang dilakukan juru parkir.Bila sesuai perda parkir untuk roda dua Rp 300 namun Jukir menolak jika diberi uang Rp 500 dan meminta Rp 100.Demikian juga roda empat Jukir akan meminta Rp 2000 padahal sesuai Perda Rp 1000.

Walaupun praktek kenaikan retribusi parkir yang dilakukan secara sepihak oleh pengelola parkir seperti Jukir,Dinas Perhubungan tidak juga bisa memenuhi target PAD.Tahun 2011 target parkir ditetapkan Rp 32 miliar kenyataannya hanya mampu menyetor Rp 10 miliar.

"Penurunan penerimaan retribusi parkir ini sangat mengejutkan kami karena setiap tahun terjadi penambahan lokasi parkir begitu juga dengan jumlah kenderaan.Fraksi PDS menyarankan agar bidang perparkiran di Dishub dihapuskan dan menempatkan urusan parkir pada bidang lalulintas dan angkutan darat," ungkap Politisi PDS Medan ini.

Demikian juga dengan penertiban terminanal liar,Fraksi PDS melihat bahwa penertiban yang dilakukan tidak memberikan hasil.Bus AKAP dan AKDP tetap saja tidak masuk terminal milik Pemko Medan.Perlu dievaluasi apakah dikarenakan fasilitas terminal tidak memadai atau dibawah standar sehingga para sopir angkutan enggan masuk terminal.

"Pajak daerah dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah guna membiaya penyelenggaraan daerah namun fraksi PDS menilai bahwa untuk mengejar pencapaian target PAD tidaklah semata-mata harus menaikkan tariff parkir tetapi dapat dilakukan dengan manajemen pengelolaan yang baik tanpa haus memberatkan masyarakat," katanya.(DNA/syam/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi