Indonesia Bisa Langsung Ekspor Walet ke China

JAKARTA | DNA - Pemerintah menjamin saat ini Indonesia bisa mengekspor langsung sarang burung walet ke China tanpa melalui pihak ketiga yaitu Malaysia. Hal ini terkait dengan penandatanganan protokol ekspor sarang walet antara Indonesia - China.

"Sekarang sudah dapat dilakukan ekspor langsung ke China. Ada standardisasi yang dijadikan standar bersama antara China dan Indonesia dan saat ini sedang dibahas secara teknis," kata Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono,MMA di Jakarta.

Dijelaskan Mentan, dengan standar tersebut maka terjadi transparansi antara kedua belah pihak. Misalnya ada komplain dari China maka langsung dapat dicari asal eksportirnya. Sebaliknya, bagi Indonesia standar tersebut menguntungkan dari sisi harga jualnya.

"Sebagaimana diketahui, sebelum ada kesepakatan bersama itu belum ada pengaturan secara khusus tentang ekspor sarang burung walet tersebut. Oleh karena itu, ada pihak yang memanfaatkan celah dengan mudah yaitu dengan mengekspor secara ilegal tanpa ada jaminan mutu," jelas Mentan.

Lebih lanjut dikatakan Mentan, selama ini sarang burung walet dijual melalui Malaysia seara ilegal dengan harga jauh lebih murah, sehingga merugikan secara ekonomi. Harga sarang burung walet yang dijual ke Malaysia selama ini hanya Rp 5 juta per kg, sedangkan harga di China mencapai Rp 37 juta per kg. "Dengan disparitas harga tersebut, kita tentu dirugikan," katanya.

Saat ini potensi produksi sarang burung walet Indonesia mencapai 400.000 ton per tahun dengan sentra penghasil sarang burung walet yang tersebar di beberapa wilayah antara lain Lumajang, Gresik, serta beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.(DNA/dptn/sam)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi