Anggota AMPI Medan Deli Diculik dan Dianiaya

M.DELI | DNA - Anggota AMPI (Angkatan Meda Pembaharuan Indonesia) Medan Deli,M Arif (32) babak belur. Mulutnya robek, tubuhnya memar akibat pukulan dari pelaku. warga Jalan Yos Sudarso Lingkungan IV, Kel. Titipapan, Kec. Medan Deli ini mengaku dirinya disekap selama satu jam karena dituduh jadi maling kereta.Salah seorang pelaku merupakan anak ketua dari salah satu OKP di Medan Deli.
 
Karena diculik serta dianiaya, Arif menyambangi Mapolsek Medan Labuhan, guna melaporkan kasusnya hingga proses persidangan,kepada media ini, Jumat (19/04/2012), Arif mengaku heran dan bingung sampai bisa dituduh sebagai maling kereta. Diceritakannya saat kejadian penculikan yang dilakukan oleh 10 orang dengan menggendarai tujuh unit kereta, dirinya dibawa oleh ke rumah salah seorang pelaku bernama  Wanda di Jalan Platina I Gang Sukur Kel.Titi Papan Kec Medan Deli.

Saat berada dirumah salah seorang pelaku bernama Wanda, korban sempat dianiaya hingga bibirnya pecah akibat pukulan yang dilakukan oleh pelaku.Waktu aku duduk-duduk disimpang Titipapan, aku di paksa untuk ikut ke rumah anaknya BS untuk mepertanggungjawaban ku, lantaran aku dituduh mencuri kereta anak BS,bernama Wanda,ungkap Arif.

Selain dibawa kerumah pelaku dikawasan Jalan Platina I Gang Sukur, korban juga dibawa kembali kerumah salah satu keluarga pelaku dikawasan Jalan Platina V,Satu jam aku dibawa oleh anggotanya. Aku juga diancam harus mengakui telah melakukan pencurian kereta dirumahnya, tapi karena aku merasa tidak ada melakukan pencurian aku sempat melawan, namun anggota pelaku langsung menghajar mukaku hingga bibir ku pecah akibat pukulan oleh pelaku,”bebernya.
 
Katanya lagi, pelaku merupakan anak dari ketua salah satu OKP di Medan Deli.Untung saja tadi ada petugas kepolisian daro Polsekta Medan Labuhan yang menolongku, kalau tidak mungkin aku sudah babak belur dihajar mereka. Pelaku bernama Wanda dan Khairul,”kata Arif lagi.

Karena tak senang diculik dan dianiaya, korban bersama rekan-t-rekannya membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.Atas perbuatanya menculik ku maka aku buat laporan ke polisi, agar polisi segera menangkapnya, meskipun dia anak ketua OKP,”tambahnya.Mendengar keterangan korban petugas langsung menyarankan agar membuat visum ke rumah sakit.Untuk melangkapai laporanya, kamu harus membuat visum dulu,”imbau petugas SPK.(Dna/Gus/Mdl)


0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi