Soal Data 'Kelas Siluman', Kadisdik dan Ketua Panitia PPDB Berbeda

MEDAN | DNA -  Kasus 'Kelas Siluman' yang hangat menjadi pembicaraan di Kota Medan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2015/2016 patut menjadi sorotan lantaran Dinas Pendidikan selaku penyelenggara dinilai plintat-plintut.

Hal ini dibuktikan dengan tidak samanya data yang disampaikan antara Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Marasutan Siregar dan Ketua Panitia PPDB Eli Rambe.

Dalam laporannya ke Inspektorat dan pernyataannya di DPRD, Marasutan pun berbeda. Kepada inspektorat marasutan melaporkan adanya SMA N 2,3,5,15, SMP 01 sementara saat rapat Marasutan menyebutkan ada delapan sekolah.

Dalam rapat dengar pendapat dengan di Komisi B, Senin (07/09/2015), Marasutan mengaku data yang lima sekolah itu dilakukan saat masih berlangsungnya proses PPDB. "Data itu saya sampaikan saat masih berlangsung," jelasnya.

Sementara itu, Eli Rambe mengakui dari hasil investigasi dan laporan ada delapan sekolah SMA Negeri di Kota Medan diantaranya,SMA Negeri 2, 5 Kelas, SMA Negeri 3, 2 Kelas, SMA Negeri 4, 1 Kelas, SMA Negeri 5, 2 Kelas, SMA Negeri 8, 1 Kelas, SMA Negeri 13, 2 Kelas, SMA Negeri 14, 1 Kelas, SMA Negeri 15 : 1 Kelas.(dna/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi