Mahasiswi Unimed Tewas Digilas Truk Pengangkut Kelapa Sawit

LUBUK PAKAM I DNA - Rapika Utari Br Manurung (22) Mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) jurusan fisika, semester terakhir tewas menggenaskan, tubuhnya remuk digilas truk intercooler mengakut kelapa sawit BK 8517 LR, di Simpang timbangan Cemara Lubuk Pakam, Minggu (19/2/2012), sekira pukul 12. 30 wib.

Peristiwa itu berawal ketika, Rapika Utari Br Manurung atau akrab disapa Pika, dan bertempat tinggal di jalan Kiwi 10 Perumnas Mandala Medan itu, hendak menemui calon tunangannya, Jimmy Butar-butar di kota Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit BK 5657 UK.

Setibanya di trafik light perempatan Timbangan cemara Lubuk Pakam, korban menghentikan laju kendaraannya. Posisi korban ketika itu didepan, sementara dibelakangnya ada bus Kopaja jurusan Medan-Duri BK 7503 DO, mobil Suzuki Escudo BK 5412 HZ ke mudian truk pengangkut kelapa sawit sawit BK 8517 LR.

Setelah intruksi trafik light, mengisyaratkan boleh melajukan kendaran bagi pengemudi. Pika yang merupakan anak sulung dari dua bersaudara, hendak melajukan kendaranya, sayang belum sempat melajukan kendaranya, stang sepedamotor korban disengol bus Kopaja. Akibatnya, sepeda motor korban oleng dan terjatuh kesebelah kiri sedangkan tubuh korban terhempas kebawa kolong truk pengakut sawit. Tubuh korban remuk digilas truk bertonase berat itu. Bahkan, helm yang dikenakan korban remuk.

Mengetahui peristiwa itu, warga serta petugas kepolisian yang berada di pos polisi Cemara yang hanya sekitar 20 meter dari TKP mengamakan kejadian. Beberapa warga sempat menutupi tubuh korban dengan daun tanaman bunga yang diambil dari taman rumah makan Bakso Iga-iga yang ada disana. Pasalnya, tubuh korban remuk hingga tak berwujud, namun, bagian wajah tidak mengalami luka, tetapi kepala korban remuk. Sedangkan, sopir truk hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Beberapa saat kemudian, mobil unit kecelakan lalulintas Polres Deli Serdang datang ke lokasi kejadian, dan mengevakuasi jasat korban ke RSU Daerah Deli Serdang, Lubuk Pakam. kecelakan itu, menyebabkan kemacetan sekira beberapa kilometer di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).

Hampir sekitar dua jam lamanya jasat korban diotopsi di RSU.Sejurus kemudian orang tua korban beserta adiknya dan teman teman sekulianya datang. Isak tagis tidak dapat terbendung. Bahkan beberapa diantaranya sempat jatuh pingsan. Disebutkan, jasat korban akan diboyong ke rumah duka jalan Kiwi 10 Perumnas Mandala Medan, kemudian jasat korban bakal dikebumikan dikampung orang tuanya, Desa Bandar Pulau Kisaran.  (DNA I sya I lp)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi