Ngadu ke DPR, Karyawan Minimarket Petro Plus Malah Ditangkap Polisi

LUBUK PAKAM I DNA - Setelah mengadukan permasalahannya kepada wakil rakyat, dua karyawan kasir minimarket SPBU Petro Plus I Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam, malah ditangkap petugas kepolisian Satreskrim Polres Deliserdang, Rabu (18/1/2012).

Adinda Sri Rezeki (19) dan Lisnawati (19) ditangkap petugas, berdasarkan surat perintah No. SP Kap/10/I/2012/Reskrim-DS yang langsung ditandatangani Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Anggoro Wicaksono, Sik., dengan tuduhan penggelapan uang sebanyak Rp 60 juta, yang dilaporkan oleh sang pemilik SPBU 14.205.1111 Pagar Jati, Rita Sulato.

Ayah Adinda, Syahrul (60) yang ditemui DNAberita saat menunggu anaknya diperiksa petugas kepolisian, mengaku terkejut anaknya ditangkap polisi. Dirinya mengaku hanya ingin mendapatkan keadilan, dengan melaporkan permasalahan anaknya kepada dewan. Sebab, sampai dengan saat ini Syahrul menyakini sang anak tidak pernah melakukan penggelapan uang apa pun,"saya tidak yakin anak saya melakukan penggelapan uang sampai puluhan juta seperti yang dituduhkan, setiap hari saya periksa dompetnya cuma tersisa uang pecahan seribu, sepuluh ribu. kadang, kalau udah nggak ada uang dia bahkan minta ongkos sama saya,"kata pria lanjut usia yang berkerja menarik becak ini.

Senada dengan itu, ibu dari Lisnawati, Suhana (42) justru mengaku kecewa dengan Polisi. Menurutnya, mengapa laporan pengaduan Rita begitu cepat ditanggapi. Sedangkan, laporan mereka pada 27 desember 2011 silam soal perampasan sepeda motor smash BK 3815 OM, milik anaknya Lisna yang dilakukan oleh oknum Kades Pagar Jati Bontor Siburian, sampai kini belum diproses."karena kami melapor ke DPR, mereka langsung buat laporan ke Polisi, herannya polisi cepat kali memprosesnya. Sedangkan laporan anakku tidak digubris,"ucapnya kesal.

Saat hal itu dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Anggoro Wicaksono, membenarkan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan surat penangkapan terhadap Adinda Sri Rezeki dan Lisnawati, atas dasar laporan pemilik SPBu Rita Sulato. Namun, Anggoro membantah pihaknya hanya memproses satu pengaduan saja,"kedua laporan kita proses, dan saat ini sedang dimintai keterangan masing-masing pihak,"terangnya. Namun, Kasat Reskrim belum bisa memastikan, akan menahan Dinda dan Lisna atau tidak, karena keduanya masih menjalani pemeriksaan. (DNA I sya I lp)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi