Kejagung Periksa Tiga Perusahaan Batubara di Kalteng

MUARA TEWEH  | DNA - Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung)menyelidiki tiga perusahaan pertambangan batu bara di Kabupaten Barito Utara (Barut) yang diduga bermasalah.

Tiga perusahaan tersbut diantaranya CV Hikmah, PT Batara Perkasa, dan PT Harfa Taruna Mandiri (HTM) terkait dugaan masalah tambang dan penebangan hutan, atas laporan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke Kejagung.

Kepala Kejari Muara Teweh I Wayan Budi SH mengakui, tim Kejagung yangdidampingi tenaga ahli penyelidikan Kejati Kalteng sudah ke lokasipenyelidikan dan sebelumnya sempat singgah di Kantor Kejari, Jalan Yetro Singseng.

"Tim Kejagung sudah lapor ke Kejari dan berdasarkan laporan itu mereka melakukan penyelidikan atau cek lapangan terhadap masalah tambang dan penebangan hutan di wilayah Kabupaten Barut," ujarnya.

Coky Sianipar saat dihubungi dna mengatakan, Kasi Pidana Umum (Pidum)Kejari Muara Teweh mengatakan, tim yang terdiri dari dua kelompok itu, masing-masing akan memeriksa perusahaan tambang dan areal perusahaan kayu PT Indekxim  di Batu Raya, Kecamatan Gunung Timang.

Informasi lain, tim Kejagung melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus dana kesungguhan, pinjam pakai kawasan hutan, dan penebangan kayu di areal hak pengusahaan hutan (HPH) di Barut. Tim didampingi langsung Kabid Pertambangan dan Energi di Dinas Pertambangan dan Energi Barut, yang sudah menjalani sebanyak tiga kali pemeriksaan di Kejagung, Jakarta. (DNA|Koko Thorus)


0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi