Bazda Provsu Kunjungi Bazda Medan

MEDAN | DNA - Kunjungan kerja Badan Amil Zakat Daerah Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Daerah Kota Medan, diterima Walikota Medan Drs h rahudman Harahap,MM diwakili Asisten Kemas Drs musaddat didampingi PLH Kementerian Agama Kota Medan Al Ahyu, di Kantor Kementerian Agama kota Medan Jalan batu Gingging.              

Walikota Medan dalam arahannya menyampaikan pembangunan kota Medan dilaksankan dengan "visi" kota Medan menjadi kota Metropolitan yang berdaya Saing,Nyaman, Peduli, dan Sejahtera, dengan misi pertamanya, meningkatkan kualitas pemerintahan yang demokratis ,berkeadilan,transparan dan akuntabel. Kedua, meningkatkan penataan prasarana dan sarana perkotaan yang serasi dan seimbang untuk semua kawasan kota., ketiga, meingkatkan aksalerasi pertumbuhan ekonomi kota yang merata dan berkelanjutan., keempat mewujudkan penataan lingkungan perkotaan yang bersih,sehat, nyaman dan religious., dan kelima meningkatkan kualitas masyarakat.                                                                                           

Untuk mewujudkan itu semua pemrintah kota tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah badan amil Zakat (BAZDA). Fungsi zakat sendiri merupakan sebuah bentuk subsidi selang antara kalangan masyarakat yang memiliki kemampuan financial yang baik kepada yang tidak mampu.  DEngan pengelolaan zakat yang dilakukan oleh organisasi yang memiliki badan huklum resmi, maka kepentingan umat akan lebih terlindungi, selain itu, pengelolaan zakat juga harus professional dan akuntabel sehingga mampu bermanfaat bagi lebih banyak sesuai tujuan zakat itu sendiri, ungkapnya.          

Walikota mengaharapkan nantinya jalinan kerjasama dan koordinasi antara BAZDA Provinsi dengan BAZDA kota Medan akan semakin erat, sehingga penyaluran zakat kepada masyarakat akan berjalan lancer,tepat sasaran dan merata.                            

Ketua BAZDA kota Medan AL Ahyu mengatakan visi misinya "yang amanah,professional dan akuntabel". Dana Zakat Impak dan sedekah (ZIS) yang terhimpun di kota Medan tahun 2009 sebesar 120 juta rupiah, 2010 180 juta rupiah dan 2011 210 juta rupiah. Jadi penerimaan ZIS selama 3 tahun ini rata-rata naik  pertahun 35% . Begitu juga dengan penyaluran dalam bentuk bantuan kepada fakir miskin ,dimana tahun 2010 diberikan untuk 1000 orang dan tahun ini 1500 orang.                         

Tahun ini juga BAZ kota Medan mampu memberikan beasiswa kepada 300 siswa SD hingga SMU, dengan perincian 200 siswa tingkat MI/SD dan MTs/SMP dengan masing-masing 100000 rupiah perorang, serta 100 siswa MA/SMU 200000 rupiah perorang, mengingat pebedaan nominal ini dilakukan siswa MA/SMU tidak memperoleh dana Bantuan Operasional; Pemerintah (BOS).

 Menurutnya banyak kendala dan hambatan yang dialami BAZ kota Medan untuk menggalang dana zakat dari masyarakat, selain factor internal lembaga juga tidak lepas dari factor eksternal yang mempengaruhi kecilnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZ.(DNA/syam/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi