Oknum Jaksa MP Tak Masuk Kantor Gara-gara Todongkan Senjata

MEDAN | DNA-Ulah aksi koboi seorang oknum jaksa MP yang bertugas sebagai jaksa fungsional di Pidsus Kejari Medan, tidak masuk kerja dengan alasan sakit. Ini Ketahuan setelah dikonfirmasikan kepada pucuk pimpinan Kajari Medan, Raja Nafrizal SH MH.

Bahkan saat dikonfirmasikan atas kelakuan anak buahnya yang main ala koboi dengan menodongkan senjata kepada seorang pengendara Yuawardi Septian (22) warga Jalan Rotan perumnas Simalingkar Medan, gara-gara bersenggolan dikawasan Jalan Mongosidi pada Senin (12/12//2011) kemarin, Kajari Medan yang dikonfirmasikan soal persoalan tersebut mengatakan dirinya baru tahu setelah ditelephon oleh wartawan.

"Soal kasus penondongan tersebut, saya belum bisa memberikan keterangan apapun, namun setelah yang bersangkutan yakni jaksa MP masuk kerja, maka kita akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum jaksa tersebut,"ucap Raja.

Dikatakannya, semua tidak ada kebal hukum kalau bersalah pasti akan dikenakan tindakan, nah mengenai apa tindakan yang akan dijatuhkan pasti dilihat dari kesalahannya. "Pokoknya si oknum pasti akan kita tindak kalau terbukti bersalah, karena sekarang ini bukan zamannya koboi-koboian, ini zaman penegakan hukum kalau salah pasti ditindak dan dijatuhi hukuman sesuai dengan tingkat kesalahannya,"paparnya.

"Saya, tidak pernah melindungi anggota saya yang bersalah, semua ditindak jangankan memukul atau menodongkan senjata sama orang lain, terlambat masuk saja, langsung diberikan peringatan,"ujarnya. Namun disarankannya untuk menanyakan langsung kepada Pidum dan Intel Kejari Medan soal masalah tersebut, sembari mengakhiri percakapan telephon dengan salah seorang wartawan yang menghubunginya.

Secara terpisah dari pantauan wartawan jaksa MP yang bekerja di Lt II gedung Kejari Medan ternyata tidak berada diruangannya, diduga ketidak hadirannya ini guna menghindari pertanyaan sejumlah wartawan terkait tindakan kekerasan yang dilakukannya terhadap pekerja koki restoran nelayan Sun Plaza Medan itu.

Bahkan, jaksa MP yang menjadi jaksa Fungsional di Pidsus Kejari Medan, ini juga sering menyidangkan kasus Pidana Umum. Namun anehnya saat akan dikonfirmasikan kepada Kasipidum Kejari Medan, Riki Septa Tarigan SH tdak berhasil ditemui.

Para wartawan yang hendak konfirmasi soal kasus tersebut, tidak bisa ketemu pasalnya salah seorang staff Kasipidum bernama Icha mengatakan "Ada perlu apa, bapak masih ada tamu, tunggu saja sebentar disitu"ucapnya.

Akan tetapi setelah berselang selama satu jam menunggu, para wartawan kembali menemui staff tersebut yang kebetulan membawa beberapa lembar berkas yang akan ditandatangani oleh Kasi Pidum Kejari medan. Setelah staff tersebut keluar dari ruangan pimpinannya malahan berkata

"Bapak bilang, karena berkasnya belum masuk, jadi silahkan tanya saja pada bagian Kasi Intel Farizal"sembari menirukan ucapan Kasi Pidum Kejari Medan.

Gagal bertemu dengan Kasi Pidum Kejari Medan, maka para wartawan pun mendatangi Kasi Intel Kejari Medan, untuk menanyakan persoalan tersebut. Namun aneh para wartawan kembali bertemu dengan staffnya bernama Rio Marpaung mengatakan bahwa pimpinannya lagi keluar.

Dimana sosok pria berbadan tambun ini mengaku tidak mengetahuinya. "Enggak tahu entah kemana, keluar dia dari tadi, coba telfon saja" ucapnya. (DNA|mdn|ams)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi