Walikota Buka Diklat Penyusunan Kertas Kerja Audit

MEDAN | DNA - Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM diwakili Inspektorat Kota Medan Dras H Farid Wajedi MSi membuka Diklat Penyusunan Kertas  Kerja Audit di Lingkungan Pemko Medan di Hotel Grand Antares Medan. Melalui diklat ini diharapkan para auditor dapat menyusun Kertas Kerja Audit (KKA) dengan baik. Selain itu dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan perubahan sikap serta prilaku sesuai dengan jabatan sebagai auditor.
   
"Dalam konsep membangun manajemen public yang bersiri good governance,  pengawasan menjadi sama pentingnya dengan penerapan good governance itu sendiri," kata Farid Wajedi  membacakan pidato tertulis Walikota.
   
Dalam penyelenggaraan pengawasan, jelasnya, tentunya akan dilaksanakan rangkaian proses. Mulai dari melaksanakan pemeriksaan (audit), pengusutan, pengujian terhadap kasus dan lain sebagainya. Keseluruhan rangkaian prose situ nantinya akan dirangkum dalam laporan Hasil Pemeriksanaan (LHP).
   
Kemudian, lanjutnya, diperlukan instrument khusus untuk mendukung LHP seperti KKA. Dijelaskan, KKA merupakan dokumen yang mencerminkan segala hal yang dilakukan dan dikumpulkan selama proses audit, beserta dasar analis pertimbangan sehingga diperoleh suatu simpulan audit yang menjadi bahan dasar laporan audit.

Itu sebabnya Farid menilai diklat ini sangat penting untuk membekali apara auditor sehingga dapat menyusun KKA dengan baik, sebab KKA juga akan digunakan untuk proses audit berikutnya. Bahkan, bias berguna sebagai bukti apabila terjadi masalah terhadap hasil audit terkait. Selain  itu diklat ini diharapkannya dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan perubahan sikap serta prilaku sesuai dengan jabatan sebagai auditor. 
   
"Kemampuan menyusu RKA bagi auditor merupakan dasar yang sangat penting dan wajib dimiliki oleh seluruh auditor, tanpa kemampuan ini maka kelayakan pelaksanaan audit akan diragukan. Untuk itu saya berharap agar para peserta dengan sungguh-sungguh mengikuti diklat ini. Sebab, peran saudara sangat penting untuk mendukung terwujudnya  pengawasan atas penyelenggaraan pemerintah daerah yang berujung terciptanya tata laksana pemerintahj yang baik di Kota Medan," harapnya.

Sebelumnya, Kepala kantor Pendidikan dan latihan Kota Medan Drs Abdul Azis selaku ketua pelaksana diklat dalam laporannya mengatakan, tujuan diklat ini digelar untuk membekali para peserta pelatihan dengan pengetahuan dan kemampuan tentang tata cara menyusun Kertas Kerja audit yang baik sehingga dapat digunakan sebagai dokumen pendukung audit.

Dijelaskannya, diklat ini berlangsung selama enam hari diikuti 40 peserta  yang berasal dari auditor pada Inspektorat Kota Medan, Satuan Pengawas Intern pada Perusahaan Daerah (PD) Pasar, PD pembangunan, PD Rumah Potong dan RSU Dr Pirngadi Medan. "Pembelajaran dalam diklat ini berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 18.00 WIB," jelas Azis seraya menambahkan  pihaknya mengundang pihak Badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Utara di Medan.(DNA/syam/mdn)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi