Pembuat Sampan Keluhkan Meroketnya Harga Kayu

MARELAN | DNA - Sejumlah pembuat kapal kayu/sampan saat ini merasa terpukul dan terancam bangkrut tak bisa lagi memproduksi kapal ikan, pasalnya pasaran harga kayu saat ini selain langka, harganya juga sudah meroket 5 kali lipat dari harga kayu biasanya.

Bahkan sejak melonjaknya harga pasaran kayu di sejumlah panglong ternyata berimbas pada kian minimnya pesanan (order) pembuatan kapal ikan (boat) nelayan, kalau pun ada pesanan diperkirakan hanya 1 sampai 2 unit kapal ikan saja dibandingkan tahun-tahun sebelumnya jumlah pesanan pembuatan kapal kayu bisa mencapai 10 hingga 15 unit pertahunnya.

"Sejak meroketnya harga kayu bang, banyak kalangan nelayan tak lagi mampu memesan boat baru, melainkan yang ada hanya bisa melakukan perehaban / renovasi kapal saja," kata Rahmad (36) pengerajin kapal boat warga Gang Family Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kec. Medan marelan saat ditemui DNAberita Rabu (12/10/2011) disela kesibukannya merehab kapal ikan.

Meski harga kayu melambung, Rahmad tetap bertahan dengan profesi yang ada yang ditekuninya sejak 12 tahun lalu dimana, sebelumnya Rahmad hanyalah sebagai tukang bangunan rumah namun karena selalu ada pesanan renovasi boat ia terus bertahan sebagai pengerajin sampan.

Ayah 5 orang anak ini pun tak menafik kenaikan harga jual boat baru akibat melonjaknya harga kayu di pasaran apalagi untuk jenis kayu Alaban yang saat ini sudah langka hanya ada di daerah Pangkalan Brandan Langkat, itupun harus jauh hari dipesan, katanya.

Khusus kayu Alaban harganya kini sudah naik 5 kali lipat mencapai Rp150 ribu untuk ukuran 2 meter biasanya kayu jenis ini dipergunakan untuk membuat kerangka boat agar kwalitasnya bagus dan badan boat kokoh serta tahan empasam ombak di laut.

Sedangkan jenis kayu Meranti Batu dipergunakan sebagai dinding boat serta kayu Damar laut sebagai penyangga dinding kapal serta tulang penyangga badan kapal, ketiga jenis kayu ini pun harganya saat ini bukan main, terkadang hanya karena pasokan kayu minim mengakibatkan waktu penyelesaian kapal baru menjadi panjang dimana biasanya untuk membuat kapal ikan baru hanya membutuhkan waktu hanya sebulan saja, ujar Rahmad.(Dna/Gus/Mrl).

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi