Diklat Kepemimpinan Tingkat III

MEDAN | DNA - Pembaharuan sistim kelembagaan yang didorong oleh pelasanaan otonomi daerah relatif telah banyak membuka peluang sekaligus menimbulkan tentangan dan permasalahan yang diikuti oleh beban tugas yang semakin kompleks, seiring dengan itu kesadaran masyarakat akan haknya, termasuk mendapatkan pelayanan dari aparatur pemerintah semakin meningkat dan semakin kritis, Kondisi emosional masyarakat yang cendrung out of control sering terjadi ketika memperjuangkan haknya dan menimbulkan tindakan yang merugikan semua pihak, Dalam menyikapi perkembangan tersebut saudara-saudara sebagai pelayan masyarakat dituntut lebih memahami dan menguasai manajemen punlik yang  ditopang oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan tehnologi sesuai dengan perkembangan.

Demikian pengarahan  Plt. Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujonugroho  pada acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat III Angkatan LXXVII (77) Tahun 2011 yang disampaikan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara Mangasing Mungkur, SH, MM di Aula Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Utara Medan.

Menurut Plt. Gubsu Kekuasaan bukanlah merupakan suatu hal yang mutlak dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi orang lain tetapi ada beberapa factor lain yaitu Kecerdasan, Kedewasaan, Motivasi diri dan dorongan prestasi dan sikap hubungan kemanusiaan.

Menurut panitia M. Rizaldi bahwa pembukaan yang juga diikuti para pejabat dilingkungan Badan Diklat ini juga dihadiri para Widyaiswara serta  peserta Diklat yang berjumlah 36 orang berasal dari Pemkab Gayo Lues (10 orang),Pemkab Rokan Hulu (10 Orang), Pemkab Pakpak Bharat (4 orang), Pemkab Batu Bara (5 Orang), Pemko Sibolga (5 orang), Pemkab Asahan (1 orang) dan Pemko Lhok Seumawe (1 orang).

Sedangkan Pendidikan dan Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, Menciptakan Aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharuan dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa dan untuk memantapkan sikap dan semangat pengabdian.

Pembukaan Diklat ini ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada 2 (dua) orang yang mewakili yaitu Fahruddin, SP peserta dari Pemkab Rokan Hulu Riau dan Kautsar, SH dari Pemkab Gayo Lues Aceh dan acara Pembukaan ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Rozali, MPd peserta dari Pakpak Bharat.(DNA/syam/sgndh)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi