Bank Syariah Mandiri Tambah Tiga Jaringan di Medan

MEDAN | DNA - Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali membuka tiga cabang di lingkungan Kantor Wilayah I Medan diresmikan secara terpisah, Rabu (14/09/2011). Ketiga cabang pembantu itu, yakni di Jalan AH Nasution, Jalan Muchtar Basri dan Jalan Marelan. Sementara tiga cabang pembantu lainnya segera diresmikan, antara lain Jalan Thamrin dan Jalan AR Hakim.

Hal tersebut disampaikan Kepala BSM Kantor Wilayah I Medan, Teguh Budi Santoso pada  peresmian operasional KCP BSM di Jalan AH Nasution dan KCP BSM Muchtar Basri di Jalan Muchtar Basri Medan (dekat UMSU)."Kami sangat bangga bisa hadir melayani lebih dekat kepada masyarakat. Tentunya, kami berharap agar masyarakat mendukung operasional KCP ini," ujarnya.

Teguh mengatakan, laba, pendanaan maupun pembiayaan terus meningkat. Pembiayaan untuk modal kerja, fasilitas kredit pemilikan perumahan (KPR), KUR, pembiayaan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pembiayaan lainnya, terus berkembang.

Manager Operasional BSM Wilayah I Medan, Adjitomo mengatakan, total pembiayaan yang disalurkan hingga semester I tahun 2011 senilai  Rp 732,665 miliar. Sementara  aset tumbuh signifikan, yakni mencapai Rp 792,428 miliar.

Peningkatan aset  ditopang meningkatnya dana pihak ketiga (DPK), yang hingga posisi Juni 2011 tercatat Rp 640,87 miliar dengan komposisi  giro Rp 48,642 miliar, tabungan Rp 257,639 miliar dan deposito Rp 334,588 miliar.

Kepala KCP BSM Muchtar Basri Indriani mengatakan, banyak produk di BSM yang bisa membantu masyarakat sekitar untuk bertransaksi.  Dikatakan, pembukaan KCP itu merupakan peningkatan status dari sebelumnya hanya melayani institusi UMSU. Sejumlah produk, seperti gadai emas, talangan haji, fasilitas pinjaman perumahan, modal kerja bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, tabungan, deposito, berinvestasi dan lainnya disediakan BSM untuk dinikmati para nasabah.

Sementara saat meresmikan KCP BSM di Jalan AH Nasution,  Kepala BSM Kantor Wilayah I Medan, Teguh Budi Santoso mengatakan, BSM Kanwil I Medan hingga akhir tahun ini menargetkan dapat menambah 40 outlet KCP di wilayah Sumbagut serta menargetkan pertumbuhan DPK dan kredit, masing-masing sebesar 50%.

Teguh yang didampingi Kepala Divisi Bisnis BSM Kanwil I Medan M Husni Arif, Kacab BSM Kampung Baru Indriany dan Kepala BSM KCP AH Nasution, Bambang Irawadi juga mengatakan, pertumbuhan perbankan syariah sendiri, baik dari sisi pendanaan, pembiayaan maupun aset, sangat pesat.Pesatnya pertumbuhan ini juga didukung dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat tentang perbankan syariah dan berbagai fasilitas yang ditawarkan.

Bahkan, masyarakat non muslim juga telah banyak yang memanfaatkan layanan perbankan syariah.  "Seperti di BSM banyak nasabah kami yang non muslim. Sebab sebetulnya operasional bank syariah seperti BSM ini berlaku secara universal," ujarnya.

Teguh mengakui, sosialisasi yang kerap dilakukan Bank Indonesia (BI) tentang perbankan syariah sangat membantu pemahaman masyarakat. Sehingga, nasabah perbankan syariah terus meningkat. Teguh mengatakan, khusus di Medan, pihaknya menargetkan dapat menambah 9 KCP hingga akhir tahun. Diakuinya, potensi bisnis perbankan syariah di Sumut, khususnya di Medan, masih sangat terbuka lebar.

Pembukaan BSM KCP Jalan AH Nasution akan semakin mendekatkan BSM kepada para nasabah.  Oleh sebab itu, jajaran BSM KCP Jalan AH Nasution akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan nasabah.Kacab BSM Kampung Baru Indriany berharap, masyarakat yang berada di sekitar KCP Jalan AH Nasution dapat memanfaatkan BSM untuk memenuhi kebutuhan akan transaksi perbankan.

"Kami berharap bisnis perbankan syariah akan semakin berkembang dan kami juga berharap kehadiran kami dapat memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Berbagai transaksi sesuai dengan kebutuhan nasabah dapat dilakukan di BSM KCP Jalan AH Nasution ini," ujarnya. (DNA/syam/R-02)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi