HNSI Medan Dukung Program 1000 Kapal Gratis Bagi Nelayan, Medan Dijatah 2 Unit

BELAWAN | DNA - HNSI Kota Medan pada intinya sangat mendukung adanya program Pemerintah untuk memberikan 1000 unit kapal gratis pada nelayan seluruh Indonesia, khususnya di Sumut tahun ini sebanyak 6 unit sedangkan Kota Medan kebagian jatah 2 unit kapal ikan berukuran 30 GT.

Hal itu diakui Zulfachri Siagian selaku Ketua HNSI Kota Medan saat diwawancarai DNAberita terkait dengan program Pemerintah mengadakan 1000 unit kapal ikan ukuran 30 GT.

Zulfachri berpendapat, pemberian kapal 30 GT tersebut sangat tepat guna membantu nelayan mencari ikan bias sampai ketenggah perairan sebab penangkapan ikan di zona pinggir dianggap sudah over penangkapan ikan (overfishing).

Kita berharap program mulia bagi nelayan itu segera terlaksana dan diharapkan pihak Dinas Perikanan Sumut maupun Distanla Kota Medan dipimpin Wahid Msi mampu proaktif merealisasikannya bagi nelayan yang disalurkan melalui koperasi nelayan agar bantuan Pemerintah itu menjadi tepat sasaran dan bermanfaat bagi nelayan.

Sebagaimana diketahui Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam dialog bersama para nelayan dan pedagang ikan di Pasar Ikan Muara Angke kemarin menyebutkan, hingga tahun 2014 nanti Pemerintah berjanji untuk memberikan 1.000 kapal kepada para nelayan di seluruh Indonesia. Pemerintah menyatakan akan memberikan perhatian khusus ke sektor
kelautan dan perikanan.

"Semakin meningkatnya tantangan bagi para nelayan ke depan, pemerintah mempunyai program untuk kelautan dan perikanan, seperti pemberian 1.000 kapal untuk nelayan," ujar Hatta.

Kapal tersebut berkapasitas 30 dwt. Hatta mengungkapkan, alasan pemberian kapal gratis tersebut adalah agar para nelayan di Indonesia memiliki cakupan tangkap lebih luas dibanding sebelumnya. Sekaligus lebih tangguh dalam menghadapi cuaca ekstrem dan memiliki daya saing kuat."Tidak boleh kurang dari 30 dwt, karena nelayan-nelayan kita mancingnya sudah agak ke tengah sekarang, makanya harus segitu," ujarnya.

Selain itu, lanjut Hatta, pemerintah mempunyai program pro rakyat yang salah satunya adalah peningkatan kualitas kesejahteraan nelayan yang akan mulai direalisasikan tahun depan. Salah satunya dengan memperbaiki perumahan nelayan dan tata ruangnya, termasuk listrik."Ini untuk meningkatkan taraf hidup nelayan," ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menyatakan untuk pembelian satu kapal membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. "Satu kapal itu, Rp 1,5 miliar,"jelasnya.(Dna/Blw/Ags)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi