Hari Anak Nasional KPAID: Beri Anak-anak Lapas Remisi

MEDAN I DNA -  Memperingati 24 tahun Hari Anak Nasional, Komisi Perlindungan Anak  Daerah (KPAID) Sumatera Utara (SU) bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Lembaga Kerohanian, menggelar kegiatan untuk anak.

Namun, KPAID-SU berharap, agar anak-anak yang berkonflik dengan hukum  (ABH) di Tanjung Gusta, dapat diberi remisi di hari anak ini. "Kita memberi apresiasi kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara yang telah memperingati hari anak nasional ini. Tapi kita juga mau mengingatkan,  bahwa acara yang sifatnya seremonial  tidak berdampak pada perbaikan perlindungan anak dalam jangka panjang," ujar Zahrin Piliang, Ketua KPAID-SU.

Dia berharap, Pempropsu dapat mengusulkan kepada pemerintah pusat  dalam pemberian remisi ini, agar hari anak menjadi lebih bermakna. "Jadi remisi tidak hanya diberikan di hari kemerdekaan, hari raya,  atau tahun baru saja," imbuhnnya.

Selain itu, menarik yang dikemukakan Kanwil Kehakiman Hukum dan HAM,  bahwa anak-anak jalanan harus dibina. "Kalau di lapas kan sudah jelas  ada jalur pembinaannya. Tapi bagaimana dengan anak jalanan dan  anak-anak yang dieksploitasi untuk seks komersial. KPAID merasa apa  yang disampaikan Kanwil patut dicermati oleh pemerintah," terangnya.

Untuk itu, KPAID meminta kepada Walikota Medan baru yang akan dilantik nanti, untuk melakukan langkah konkret pada 6 bulan kedepan dengan program komprehensif, persuasif, dan responsif. Bukan pendekatan  reprensiif seperti yang dilakukan selama ini. "Selama ini kan  anak-anak jalanan itu ditangkap, diceramahi, lalu dilepas lagi, itu  tidak menyelesaikan masalah. Teliti apa yang mereka inginkan, dan  didik mereka," imbuh Zahrin.

Dia mencontohkan, anak yang memiliki minat di bidang musik misalnya,  agar diberi pendidikan minimal setahun. Setelah itu diberi kesempatan tampil di tempat umum dan diberi bayaran. Dengan demikian, diharapkan sekitar 1200-1500 anak jalanan di Medan akan mendapat kehidupan yang lebih baik. (DNA/R-06)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi