MK Tolak Gugatan Hasil Coblos Ulang Pilkada Madina

PANYABUNGAN | DNA - Kecemasan dan kekhawatiran masyarakt Mandailing Natal telah berakhir. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) akhirnya menolak semua gugatan atas nama Indra Porkas dan  Firdaus. Kemenangan Hidayat-Dahlan dengan perolehan lebih dari 72 persen suara dalam Coblos Ulang sudah sah dan makin kuat. Akhirnya, rasa cemas dan kekhawatiran masyarakat Madina atas upaya pembatalan hasil Coblos Ulang dalam rangkaian panjang Pilkada Madina Tahun 2010 sudah final.

Setelah menggelar tiga kali sidang, MK memutuskan menolak gugatan H. Indra Porkas Lubis dan H. Firdaus Nasution, pasangan Nomor Urut 7 Calon Bupati/wakil Bupati Mandailing Natal.

Adapun Amar Putusan MK dalam Rapat Permusyawaratan yang dihadiri delapan Hakim Konstitusi, yaitu Moh. Mahfud MD (Ketua/Anggota, Achmad Sodiki, M. Akil Mochtar, Muhammad Alim, Hamdan Zoelva, Ahmad Fadlil Sumadi, Anwar Usman, dan Maria Farida Indrati (masing-masing anggota), Jum'at kemarin menyatakan,  Menolak eksepsi Termohon dan Pihak Terkait seluruhnya. Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. Menyikapi keputusan MK Nomor 52/PHPU.D-IX/2011 tersebut, Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati terpilih, H M. Hidayat Batubara, SE dan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution mengatakan, keputusan MK sudah menguatkan hasil Coblos Ulang.

"Kami yakin, pihak penggugat pun akhirnya dapat menerima dan mengakui secara mutlak bahwa hasil Pemungutan Suara Ulang itu sah. Kami berharap, kita semua bisa menghargai Keputusan MK tersebut. Lagi pula, yang paling dibutuhkan Madina saat ini adalah kesempatan untuk kembali memacu percepatan pembangunan," kata Hidayat Batubara.

Seiring dengan itu, Hidayat Batubara menyampaikan ungkapan terima kasih atas doa dan dukungan segenap masyarakat Madina. "Atas nama Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Terpilih dalam Pilkada Mandailing, HM. Hidayat Batubara, SE dan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga. Selama proses Pilkada 2010 ini berjalan, terutama pasca-Coblos Ulang, kami merasakan adanya do’a dan dukungan masyarakat Madina yang begitu kuat. Tanpa restu, doa dan dukungan masyarakat, mungkin kita tidak akan sampai pada kondisi saat sekarang ini," ungkapnya.

Lebih jauh lagi Hidayat Batubara menambahkan, "Kami juga berterima kasih atas kesabaran masyarakat dalam menunggu hasil persidangan demi persidangan di Mahkamah Konstitusi. Padahal, kita dengar juga masyarakat merasa cemas dan khawatir," terangnya.

Dengan begitu, menurutnya, keputusan MK murni. Dengan demikian, slogan yang pernah dipublikasikan pada masa-masa kampanye dulu, yaitu "Hidayat-Dahlan Siap Pimpin Madina" kembali berkumandang. Hidayat-Dahlan sudah sah menjadi Bupati terpilih. Tinggal menunggu waktu, Hidayat-Dahlan segera dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina untuk periode 2011-2016.

DNA | pny/dna/mad

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi