Guru Jarang Masuk, Kadisdik Madina Berjanji Akan Lakukan Tindakan

PANYABUNGAN | DNA - Kepala Dinas Pendidikan Madina, Imron Lubis, berjanji akan menindak lanjuti persoalan guru SDN Lubuk Kapundung yang diketahui jarang masuk. "Saya masih di Jakarta, ingatkan saya pulang dari Jakarta tentang masalah ini," ucap Imron sambil menutup pembicaraan.

Sementera itu, Sekretaris Komisi I DPRD Madina Iskandar Hasibuan, mengatakan Dinas Pendidikan Madina jangan main-main tentang persoalan guru, utamanya yang berada di kawasan terpencil.
  
Katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil Kadis Pendidikan, Kacabdis, pengawas, Kepala Sekolah, dan oknum guru bersangkutan. Pihaknya menduga, ada tatanan birokrasi yang tidak beres di tingkat kacabdis dan pengawas.
  
Sehingga, praktek bolos mengajar sejumlah oknum guru di kawasan terpencil bisa berjalan "mulus tanpa menguap"  ke tingkat kabupaten ber bulan-bulan lamanya. "Apakah ini merupakan segmen baru praktek KKN dalam dunia pendidikan Madina saat ini?, kita akan segera tahu jawabannya," ucap Iskandar.
  
Sebelumnya diberitakan, 2 (dua) oknum guru PNS SDN Lubuk Kapundung, Kecamatan Muara Batang Gadis yakni, Sutan Manitaon, dan Nira, jarang masuk. Akibatnya, orangtua murid keberatan karena siswa sering bermain saat jam pelajaran berlangsung.
  
Persoalan ketidak hadiran guru itu telah di laporkan masyarakat setempat kepada kepala sekolah dan komite, namun tidak ada tindak lanjut yang jelas. Karena itu, Badrin Nasution perwakilan masyarakat mengambil inisiatif mendatangi sejumlah wartawan di Panyabungan baru-baru ini.

DNA | mad/pny/dna

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi