Tak Bisa Kerjasama, Warga Dusun XVI Desa Pulau Gambar Minta Kadusnya Diberhentikan

SERBAJADI | DNA - Warga Dusun XVI Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi meminta Kepala Desa mengganti Kepala Dusun karena dinilai tidak dapat bekerjasama dengan warganya. Demikian terungkap dalam rapat pembahasan soal Kadus XVI yang dipimpin oleh Kades Mimbar, di Balai Desa Pulau Gambar, Selasa ( 26/7/2016).
 
Hadir pada rapat tersebut, Kades Pulau Gambar, Mimbar, Camat Serbajadi Nasaruddin Nasution, Kapolsek Dolok Masihul, AKP Wilson Siregar, Danramil 18 Galang diwakili Pelda Ilyas, Kapos Kuala Bali AIPTU H. Huda, Kanit Binmas AIPTU Bambang R, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta warga Dusun XVI.
 
Kades Pulau Gambar, Mimbar dalam sambutannya menerangkan Kadus XVI Ds. P. Gambar tersbut tidak bisa lagi  bekerja sama dengan masyarakat serta bertindak  Arogan. Untuk itu masyarakat memintanya agar segera menggantikan Kadus NAHOR MANURUNG.
Kades melanjutkan, dirinya telah mengumpulkan warga Dsn XVI di halaman Rumah Kadus Nahor Manurung dan saat itu 90% masyarakat Dsn XVI P. Gambar setuju agar Kadus tersebut diberhentikan dan diganti.
 
Menanggapi hal tersebu tCamat Serba Jadi Nasarudiin Nasution mengatakan diirinya mendapat  laporan masyarakat dsn  XVI Ds P. Gambar kpd Kades bahwasanya Kadus XVI hrs sgr di berhentikan.
 
Camat menyampaikan agar masalah tersebutt segera diselesaikan dengan aman dan damai serta tidak anarkis.
Camat juga menjelaskan bahwa  pemberhentian dan pengangkatan Kadus atau perangkat Desa  ada Mekanisme dan  Prosedur yg diatur pada Peraturan Mendagri No. 83 Tahun 2015 ttg Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.
 
"Kadus seharusny dapat bekerja sama masyarakat dengan baik secara optimal dalam bekerja, makanya pertemuan ini berlangsung dengan sebaik - baiknya", ujar Camat.
 
Sementara itu, Kapolsek D. Masihul AKP Wilson Siregar  mengungkapkan bahwa adanya Surat Pengaduan yg dikirim  ke Polsek D. Masihul oleh Kadus XVI NAHOR MANURUNG ttg pergantiannya tdk sah dikarenakan tanda tangan yg dibubuhkan masyarakat adalh Tanda Tangan Palsu, kemudian Kapolsek menghubungi Camat Serba Jadi untuk merapatkan permasalahan tsb.
Pergantian Kadus hrs melalui Prosedur yang ada dan jangan sampai masalah ini menjadi besar dan harus segera di selesaikan oleh Kades dengan damai.
 
Kapoksek juga mengatakan dlm pergantian Kadus jangan karena kesewenang wenangan dan merekayasa surat dan tanda tangan dgn  melibatkan warga  masyarakat. Apabila ada usul dari warga masy agar Kaded segera tanggap dgn melibatkan seluruh perangkat desa, tokoh masy dan  berkoordinasi dengan Camat Serba Jadi untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak timbul polemik dan tidak terganggu keamanan di Desa, ujar Kapolsek.
 
Sedangkan Tokoh Masyarakat Kristan Manurung Kej ttg Kadus NAHOR MANURUNG sdh lama terjadi dan Kadus selalu bertindak Arogan terhdp masyarakat serta tdk dpt bekerja sm dgn masyarakat
Untuk itu selaku Tokoh Masyrakat beliau  mengharapkan kepada Camat Serba Jadi agar NAHOR MANURUNG di berhentikan dr Kadus XVI DS. P. Gambar.
 
"90% masyarakat Dsn XVI setuju NAHOR MANURUNG sgr di hentikan  dr Kadus XVI P. Gambar", tegasnya.
Dari hasil pertemuan tersebut disimpulkan empat poin penting diantaranya adalah  Kades agar sgr mengumpulkan masyarakat dsn XVI dn jg Tokoh Agama dn tokoh Masyarakat untuk menyelesaikan masalah pergantian Kadus XVI sesuai dgn Prosedur dan Mekanisme yg ada.
 
Selanjutnya segera mengusulkan pergantian Kadus Dsn XVI dan mencarikan penggantinya agar tidak ada keresahan di tengah masyarakat, Melaporkan pergantian Kadus XVI kpd Camat Serba Jadi, dan terakhir Kades segera  mengumpulkan warga masyarakat agar mempertanyakan mengenai tanda tangan yg ada di Surat pengusulan yg dikirimkan oleh Kadus XVI NAHOR MANURUNG ke Polsek Dolmas. (dna/rel)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi