Anggota Dir Narkoba Poldasu jadi Terdakwa Kasus Narkoba
"Aku hanya berusaha dan berdoa semoga ma

MEDAN | DNA - Idran Ismi anggota Direktorat Narkoba Poldasu, yang kini masih berstatus terdakwa dalam kasus narkoba yang didakwakan kepada dirinya, menuturkan semoga keadilan itu selalu ada dengan dirinya.

Apalagi dari hasil putusan Pengadilan Tinggi Medan-Sumatera Utara telah memutuskan vonis bebas kepada dirinya. Pada 25 Mei 2010 lalu, dirinya sangat bersyukur atas putusan tersebut, namun perjuangannya untuk mempertahankan dirinya tak bersalah harus kembali diuji karena penuntut umum mengajukan kasasi atas putusan Banding di Pengadilan Tinggi Medan-Sumatera Utara.

Untuk itulah, Idran Ismi mengatakan dirinya terus berjuang dan sembari menyerahkan semua keputusan kepada yang maha kuasa."Aku hanya bisa berusaha dan berdoa agar masalah ku ini cepat selesai", ujar Idran Ismi saat ditemui dikantor MAhmud Irsad Lubis SH di Jalan Billal Ujung Kompleks Villa Bilal Mas No.4A Medan, saat ditemui wartawan DNAberita.

Meski dirinya, sekarang ini masih belum menikmati masa bebas murni, lantaran adanya pengajuan Kasasi oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Medan, dirinya tidak akan mundur dalam memberantas peredaran narkoba.

"Ini mungkin hanya cobaan saja bagi saya," ucapnya lagi. Dimana Idran Ismi dalam karier selama bertugas dibagian Dirnarkoba Poldasu, telah banyak ikut dalam operasi membongkar jariangan narkoba dikawasan Sumatera Utara.

Seperti pengungkapan kasus narkoba yang diungkapkan Idran Ismi diantaranya, dikawasan pendistribusian Ekstasi Jalan Ampera V, peredaran narkoba di Rutan Tanjung Gusta Medan, dan yang terakhir membongkar jaringan pabrik ekstasi dan menyita ribuan ekstasi serta menangkap jaringan narkoba internasional Indra Tampubolon dan Aling Yusuf.

Diharapkannya, semoga kasus ini cepat selesai maka pengajuan gugatan ini meminta agar penegakan hukum tersebut ditegak-tegakan seadilnya. Dirinya bersedia dihukum apabila bersalah, namun kalau dirinya tak bersalah dirinya juga akan memperjuangkannya dan membuktikan kalau dirinya tak bersalah.

Terlebih lagi dalam kasus narkoba yang menimpa dirinya, harus menjalani masa hukuman di penjara, ini sudah saat membuat saya menjadi terpukul dan menderita, sebab pada saat penangkapan terhadap dirinya, tak satupun barang bukti ada ditangannya.

Untuk itulah dirinya bersama penasehat hukum, akan menempuh jalur hukum agar permasalahan yang menimpa dirinya cepat selesai, terutama terhadap rehabilitasi namanya yang sudah rusak akibat adanya kasus tersebut.(DNA|R-01)

 

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi