Eksekusi Lahan Perkebunan Register 40 Padang Lawas Desember

MEDAN | DNA - Kajatisu Sution Usman Adji SH mengatakan pelaksanaan eksekusi lahan perkebunan seluas 47.000 hektare di kawasan hutan Register 40 di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara  paling lama pertengahan bulan Desember 2010 ini, "Surat keterangan dari Dinas Kehutanan Sumut mengenai pelaksanaan eksekusi itu, juga sudah turun," kata Sution Usman Adji kepada wartawan.

Disebutakannya, aparat kejaksaan sebagai tim eksekutor juga akan dibantu petugas kepolisian. Sebab, katanya, pelaksanaan esksekusi tersebut merupakan tangggungjawab kejaksaan. “Ini tetap dilaksanakan dan tidak ada alasan penundaan atau istilah gagal,” katanya.

Aspidsus Kejatisu menambahkan, eksekusi di kawasan Register 40 tersebut juga melaksanakan putusan dari Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum."Jadi pelaksanaan eksekusi itu, bukan kehendak dari Kejati Sumut. Aparat kejaksaan juga bertugas menyelamatkan aset-aset negara," ujarnya.

Esekusi akan dilaksanakan Kejati Sumut terhadap lahan Register 40 Padang Lawas eks perkebunan kelapa sawit milik KPKS Bukit Harapan dan PT Torganda serta Koperasi Parsub dan PT Torus Ganda seluas kurang lebih 47.000 hektare berdasarkan putusan dikeluarkan Mahkamah Agung RI Nomor 2642 K/PID/2006, tanggal 12 Februari 2007.

Dalam keputusan itu, menyatakan Register 40 sebagai kawasan hutan, perkebunan kelapa sawit berikut bangunan di atas kawasan hutan Padang Lawas yang dikuasai KPKS Bukit Harapan dan PT Torganda serta perkebunan kelapa sawit dan bangunan di hutan Padang Lawas yang dikuasai Koperasi Parsub dan PT Torus Ganda dirampas oleh negara.

Reporter | Aa chaniago

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi