Paduan Suara Universitas Negeri Manado Raih Juara Pertama dalam International Warsaw Choir Festival

WARSAWA | DNA - Paduan Suara dari Universitas Negeri Manado yang beranggotakan sebanyak 23 orang, terdiri dari para penyanyi dan seorangbertindak sebagai Conductor/Dyrygent, Prof. Andre de Quadros, telah mengikuti  6th International Warsaw Choir Festival "Varsovia Cantat" yang berlangsung  di Warsawa pada tanggal 13 - 14 November 2010.  "Varsovia Cantat"  berasal dari bahasa Latin yang artinya "Warsawa Bernyanyi" adalah salah satu dari puluhan festival paduan suara di Polandia.  Para pesertaFestival "Varsovia Cantat" tahun 2010 diikuti oleh 6 negara, yaitu Norwegia,Swedia, Macedonia, Latvia, Polandia dan Indonesia.  Indonesia  adalah satu-satunya negara dari Asia yang mengikuti festival tersebut.

Pada babak kompetisi kategori  Mixed Choirs Adult, yang berlangsung pada tanggal 13 November 2010 di aula konser dalam gedung Universitas MusikFrederic Chopin,  kelompok Paduan SuaraUN Manado mempersembahkan repetoireantara lain Sechs Spruche, Op.79. (Im Advent, Weichnacten), Dumbele, Anoj Puseij Dunojello dan terakhir Janger.  Tim Paduan Suara UN Manado dinyatakansebagai juara pertama dalam kompetisi kategori Mixed Choir Adults.  Disusul sebagai pemenang kedua  dari kategori yang sama adalah Paduan Suara Universitas Warszawa, Polandia dan terakhir sebagai juara ketiga adalah kelompok  Paduan Suara Cantate dari Stockholm, Swedia.

Tim Paduan Suara asal Manado juga mengikuti konser di beberapa gereja,antara lain di Gereja St. Ann's, Gereja Resurrection, dan Gereja St. Matthewthe Evangelist's dengan lagu-lagu seperti Vela Asambeni Siyekhaya, Sech Spruche, Op.79 - Im Advent, Hamba Lulu, From a Distance, Adinu bidin il-Hubbi, God's Gonna Set This World on Fire, Prayer of St. Francis, Under the Sea, Toki Gong Sambil Menari Haleluya. Mereka juga mempersembahkan
lagu-lagu daerah dari Indonesia seperti Yamko Rambe Yamko, Janger dan Sipatokaan.

Keikutsertaan para mahasiswa Paduan Suara UN Manado dalam kompetisi paduan suara internasional  di Warsawa merupakan salah satu bentuk promosi budayaIndonesia di Polandia, karena disamping menyanyikan lagu-lagu daerah, mereka juga mengenakan busana Bali.

Rombongan kesenian asal Manado ini juga berkesempatanmengunjungi Wisma Dutauntuk menghadiri undangan jamuan makan malam dari Duta Besar Darmansjah Djumala serta beramah tamah dengan Keluarga Besar KBRI Warsawa.

Kelompok Paduan Suara UN Manado melanjutkan perjalanannya menuju Paris pada tanggal 15 November 2010  sebelum kembali ke tanah air.(DNA|dpl)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi