50.000 Anak Somalia Berisiko Meninggal Akibat Kekeringan

MOGADIDHU | DNA - Lebih 50.000 anak-anak di Somalia 'menghadapi kematian' karena berlanjutnya kekeringan di sana, seperti diungkapkan PBB.

Peringatan yang dikeluarkan kantor kemanusiaan PBB, OCHA, menyebutkan keadaan kekurangan gizi yang melanda mereka tergolong 'membahayakan'.

Ditambahkan hampir satu juta warga Somalia, atau satu dari 12 penduduk, 'berjuang... untuk memenuhi kebutuhan pangan'.

Kekeringan di Somalia sebagian disebabkan gejala cuaca El Nino yang dialami Afrika timur dan selatan dengan daerah yang paling parah terkena adalah sebagian dari Puntland dan republik Somaliland.

Sebagian orang yang memerlukan pertolongan adalah orang-orang yang mengungsi karena konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun di negara itu.

"Sementara kekeringan bertambah parah, banyak orang yang kembali mengalami masalah," kata Koordinator Kemanusiaan PBB di Somalia, Peter de Clercq.

Saat menggarisbawahi keadaan anak-anak, dia mengatakan 58.300 anak akan meninggal 'jika mereka tidak dirawat'. De Clercq juga meminta tambahan dana agar pertolongan dapat segera diberikan.(dna/bbc)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi