Pembangunan Proyek Kuala Namu Terseok-seok, Butuh 1 Trilliun Selesai

MEDAN | DNA - Pelaksanaan pembangunan Bandara Kuala Namu dinilai masih terseok-seok akibat masih banyaknya rintangan yang dihadapi pihak pengelola proyek Bandara Kuala Namu diantaranya masalah pembebasan lahan Pemkab Deli Serdang yang belum rampung serta masalah yang muncul dari pihak terkait seperti PLN, PDAM, Jalan Told an Jalan Non Tol ( Pekerjaan Umum ), Bina Marga, Rel Kereta Api, Balai Sungai.

Bahkan akses jalan logistic sepanjang 9 Km dinilai masih berpotensial bermasalah dengan adanya penutupan jalan oleh masyarakat yang protes akibat jalan rusak.

Ditambah lagi, anggaran yang diperuntukan untuk pembangunan Bandara Kuala Namu belum sepenuhnya terealisasi bahkan diperkirakan sebanyak Rp1 trilliun lagi dana dibutuhkan agar proyek lapangan terbang yang dikelola PT (persero) Angkasa Pura II serta para kontraktor proyek diantaranya PT Waskita Karya semua bisa rampung.

Permasalahan yang dihadapi tersebut terkuak tatkala pemaparan yang dilakukan pihak PT Angkasa Pura II dihadapan rombongan anggota DPR-RI Komisi IX Meutya Hafid saat resesnya ke Bandara Kuala Namu, Rabu sore (03/11/2010).

Setelah mendengarkan pemaparan tersebut, anggota DPR-RI beserta rombongan meninjau secara langsung ke lokasi pembangunan Bandara Kuala Namu yang diperkirakan sudah rampung 70 % tersebut.

"Proyek Bandara Kuala Namu ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 1 trilliun lagi, untuk itu kami melaporkan permasalahan ini pada anggota DPR-RI," ungkap Farel L Tobing salah satu pimpinan Dephub yang mendampingi kehadiran anggota DPR-RI tersebut saat berada di lapangan proyek Bandara Kuala Namu.(DNA-R-04).

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi