54 Orang Ikuti UNPK Paket C Hari Pertama

MEDAN | DNA - Sebanyak 54 orang mengikuti Ujian Nasional <http://ujiannasional.org/>Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C, di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Teladan,  Selasa
(2/11/2010). Pelaksanaan UNPK Paket C hari pertama ini merupakan gabungan dari PKBM Quba dan PKBM Teladan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri, yang memantau jalannya ujian mengatakan, PKBM kini semakin dipercaya masyarakat umum. Para lulusan dari pendidikan  non formal dan informal ini telah banyak diserap pasar kerja.

"Jika para  lulusan UNPK Paket C atau setara SMA, ijazah mereka diakui pihak perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikannya. Tentunya tetap  denganseleksi yang wajib diikuti peserta," katanya kepada wartawan  Selasa (2/11/2010).

Namun, dia mengakui jika pihaknya memiliki kelemahan dalam pemantauan setelah para lulusan  PKBM ini lulus dari perguruan tinggi. "Apakah ada yang masuk sebagai  pegawai negeri sipil atau tidak, itu masih belum terdata oleh  kami. Karena baik pesertanya maupun PKBM belum ada melakukan pembaharuan  data dan memberitahukannya kepada kami," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk anak usia SMA yang telah  menjalani wajib belajar 12 tahun mencapai 62 persen. "2011 kita harapkan itu bisa mncapai 92 persen. Sedangkan untuk anak umur SMP  dan SDyang menjalani wajiban belajar 9 tahun telah tuntas  paripurna, hingga 116 persen. Karena siswa dari luar daerah juga  bergabung ke Medan," bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid  PNFI Disdik Medan, Syaiful Almsyah mengatakan, ada 1.064 orang yang mengikuti UNPK Paket C yang berlangsungpada  2-9 November 2010 mendatang. "Ini dilaksanakan di 11 lokasi ujian yang diikuti  peserta dari 16 PKBM di Medan," ujarnya.

Sementara itu Kepala PKBM Teladan, Hakimuddin Lubis mengatakan, sejak  2005PKBM meluluskan alumni angkatan pertamanya, 27 persen
lulusannya  melanjut ke perguruan tinggi. "Ada yang menjadianggota dewan, kepala desa,  anggota Brimob dan sebagainya. Namun, PNS belum ada," ungkapnya.

Pada  pelaksanaan UNPK Paket C hari pertama ini, 54 orang merupakan gabungan dari PKBM Quba sebanyak 24  orang, dan PKBM Teladan sebanyak 33 orang, dan ada tiga orang yang tidak hadir. "Menurut peraturannya, mereka dianggap gugur," pungkasnya. (DNA/R-06)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi