Dana Fungsional Guru Non PNS Terhambat Rekening

LUBUK PAKAM I DNA - Dana fungsional bagi guru non PNS di Kabupaten Deliserdang yang seharusnya telah selesai penyalurannya, ternyata terhambat hanya karena guru yang berhak menerima dana itu tidak seluruhnya memiliki nomor rekening di Tabungan Batara Pos. Demikian keterangan tersebut dikatakan Kabid Bina Program Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Pemkab Deliserdang, Pardo Sihite, Mpd., Selasa (02/11/2010) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, bahwa Kabupaten Deliserdang sendiri mendapatkan jatah danatunjangan fungsional bagi guru non  PNS sebanyak 3.475 orang,  setiap guru yang berhak menerima Rp 220 ribu / bulan. Sedangkan, penyalurannya direalisasikan per 6 bulan terhitung sejak Januari hingga Juni 2010. dengan ketentuan, dana yang disalurkan itu harus di potong pajak penghasilan PNS 5 persen, sehingga jumlah seluruhnya yang berhak sampai ke rekening para guru honorer itu sebesar Rp 1.254.000, dari jumlah seharusnya Rp 1.320.000;

Namun, menurut Pardo, hingga saat ini masih ada 500 orang guru yang masih belum mendapatkan tunjangan funsional itu, karena dalam pengurusan berkas terdahulu mereka mencantumkan nomor rekening lain, seperti BTN, BRI dan Bank Sumut. "akibatnya, dana itu belum disalurkan oleh pemerintah pusat. Mungkin pemerintah ada ketentuan lain, sehingga mengharuskan para guru membuka tabungan di Batara Pos," ujarnya.

Keterangan Kabid Bina Program Disdikpora Deliserdang itu terbukti, dengan adanya pernyataan yang diungkapkan salah seorang guru non PNS di Desa Marjandi Kecamatan Gunung Meriah Eleria Br Damanik, yang kepada wartawan mengaku bahwa hingga saat ini dirinya belum mendapatkan dana tunjangan tersebut karena tidak melampirkan nomor rekening pribadinya saat mengurus berkas pengajuan untuk mendapatkan dana tersebut. (DNA I R-05)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi