2011, Seluruh Kabupaten/Kota di Sumut Harus Memiliki Klinik VCT

MEDAN I DNA - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) menargetkan tahun 2011 seluruh Kabupaten/Kota sudah harus memiliki klinik Voluntary Conseling and Testing (VCT). Hal ini untuk mencari sumber penularan HIV/AIDS yang menyebar di wilayah Sumut.

Dengan demikian, HIV/AIDS dapat diminimalisir.  "Dengan adanya VCT ini nantinya, seluruh estimasi tingginya HIV/AIDS dapat dicari dan nantinya akan dilakukan pengobatan lebih lanjut," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Chandra Syafei SpOG melalui Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular Langsung (P2ML), Sukarni.

Dia menuturkan, sejauh ini, respon dari masing-masing Kabupaten/kota sangat baik. Bahkan, pendirian layanan VCT ini akan disegerakan.

"Namun itu semua harus dilakukan step by step. Dimulai dari pelatihan petugas yang ada dan kemudian pendirian klinik VCT di masing- masing daerah," ujarnya.

Dia menjelaskan, estimasi jumlah HIV/AIDS di Sumut  terbanyak ada di Kota Medan, Deli Serdang, Pematang Sintar, Simalungun, dan Langkat.

Untuk Medan, estimasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sebanyak 2.535 penderita, Deli Serdang sebanyak 989 penderita, Pematang Sintar dengan 479 orang, Simalungun 451 penderita, dan Langkat sebanyak 449 penderita. "Tahun ini direncanakan pelatihan terhadap petugas medis di 15 rumah sakit dan rumahsakit umum daerah. Ke-15 RS dan RSUD ini diluar rumahsakit yang sudah memiliki klinik VCT. Pelatihan yang dilakukan antara lain melakukan pencegahan dan meningkatkan akses pelayanan penderita atau orang yang beresiko untuk memeriksa dirinya," bebernya.

Saat ini, VCT yang tersedia di RSUD ada di Kota Medan, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergei), Tebing Tingi, Siantar dan Labuhan Batu. Klinik VCT yang ada di puskesmas antara lain Medan, Tanjung Balai, Simalungun, Langkat dan Karo.

Dia memaparkan, agar seluruh Kabupaten/Kota segera mempersiapkan masing-masing puskesmasnya untuk dijadikan klinik VCT. "Dengan tujuan akhir, agar penderita HIV/AIDS yang ada di masing- masing daerah dapat ditemukan dan diperiksa. Jadi penderita tidak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan dirinya hingga ke kota-kota yang memiliki layanan VCT ini," ungkapnya.

Di samping itu, tahun 2010 ini, Dinkes Sumut merencanakan mendirikan laboratorium pemeriksaan CD4 penderita HIV/AIDS di Sibolga. Sehingga, Kota Sibolga nantinya akan menaungi pemeriksaan CD4 di wilayah Pantai Barat. "Semua penderita yang ada di wilayah pantai barat, Sibolga lah yang akan menanganinya," pungkasnya. (DNA/R-06)

0 Responses

Isi Komentar :

* ) semua komentar akan di moderasi